
Laporan: Aji Hendro
Sebuah rumah di lingkungan RT 02/RW 09 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Depok, ambruk saat hujan angin. Rumah tersebut adalah milik Rohaini.
Dia menceritakan, saat kejadian dirinya sedang berada di dalam rumah. Saat itu hujan lebat disertai angin kencang. Tiba- tiba dia mendengar suara keras bangunan akan roboh. Rohani bersama cucunya langsung menyelenatkan diri.
“Lagi di dalam sama cucu lari, daripada ketiban,” katanya, Jumat (2/2/2026).

Saat ini kondisi rumahnya rusak parah dan tidak dapat lagi ditinggali. Sebagian besar ruangan terdampak atap ambruk. Barang miliknya pun ikut rusak tertimpa atap yang ambruk.
“Semuanya rusak, kasur, peralatan dapur, sampai lemari, baju sudah dipindahin,” ujarnya.
Kerusakan tersebut disebabkan oleh struktur kayu kusen penyangga genting rumahnya sudah mapuk termakan usia. Rohani pun terpaksa mengungsi ke rumah anaknya sambil menunggu rumah tersebut direnovasi.
“Berharap sih dapat bantuan dari pemerintah,” harapnya.
Sementara itu, Lurah Cilangkap, Galih Catur Prasatya meninjau rumah warganya yang ambruk diterjang hujan angin.
“Berdasarkan kemarin ada info, ada laporan bahwa ada rumah yang ambruk, hari ini kita tinjau kondisinya seperti apa,” katanya.
Dari hasil tinjauan, pemilik rumah mengaku sudah beberapa lagi mengajukan bantuan renovasi namun tak kunjung dapat. Untuk itu, Galih akan mengecek kendala permohonan bantuan renovasi rumah tersebut.
Sementara itu, Pantauan di lokasi pada tampak puing-puing reruntuhan atap berserakan dari ruang tengah hingga bagian dapur.
Setidaknya ada lima ruangan terdampak reruntuhan atap yang ambruk, yakni dua kamar tidur, ruang tengah, dapur, dan gudang. Reruntuhan puing dan kayu juga menimpa barang-barang berharga milik penghuni rumah. n Aji Hendro








