Raya Grogol-Krukut Ditutup Lagi, Pengguna Jalan Dibuat Kebingungan

534
Terlihat penutupan Jalan Raya Grogol-Krukut lantaran tengah dilakukan pengecoran.

Limo | jurnaldepok.id
Para pengguna jalan yang biasa melintas di jalur Grogol – Krukut disarankan untuk sementara mencari jalan alternatif sebab saat ini sedang ada kegiatan pengecoran jalan raya Grogol dan pembangunan turap kali cabang barat di wilayah Kelurahan Krukut.

Untuk pengendara sepeda motor, bisa mengambil jalan alternatif depan Klinik Kita dan keluar di Jalan Jembatan 17 Grogol, sementara bagi pengendara mobil bisa mengambil jalan alternatif dari Jalan Cemara melintasi wilayah Kampung Rawa Kalong dan keluar di depan Villa Mutiara atau menggunakan jalan alternatif Pulo Mangga Grogol keluar di Jalan Rawa Jati Pipa Gas Krukut.

Meski ada pengumuman terkait penutupan jalan raya Grogol tepatnya di perempatan Grogol, namun sebagian pengguna jalan masih terlihat bingung mencari jalan alternatif bahkan ada beberapa pengguna jalan yang sempat terlihat kesal lantaran merasa belum lama ini telah dilakukan penutupan jalan di lokasi yang sama saat pembangunan turap.

“Perasaan belum ada dua bulan yang lalu jalan ini ditutup karena katanya ada pembangunan sarana jalan tapi sekarang kok ditutup lagi, padahal titik lokasi pekerjaan disitu juga, kenapa enggak sekalian aja jadi kami enggak bingung, dan repot nyari jalan alternatif,” celoteh Riana salah satu pemotor.

Ungkapan rasa kesal juga dilontarkan oleh, Syaiful salah satu driver ojek online.

“Gimana sih ini proyek pemerintah bikin bingung pengguna jalan aja, baru bulan kemarin dibuka setelah ditutup, sekarang ditutup lagi,” tanya Iful.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Ramdani mengaku tidak begitu paham mengapa proyek di satu lokasi dikerjakan dalam waktu berbeda.

“Ya, bagusnya pekerjaan nya langsung disambung saja, setelah turap selesai langsung dilanjutkan dengan pengecoran jadi pengendara enggak bingung,” imbuhnya.

Meski demikian, Ramdani menyarankan kepada para pengguna jalan untuk mematuhi kebijakan pengalihan arus lalin sesuai petunjuk yan ada di lapangan dan jangan nekat menerobos penutup jalan sebab hal itu bisa merepotkan si pengendara itu sendiri.

“Apa susahnya patuhi aja rambu yang ada biar enggak repot balik arah lagi,” pungkasnya. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here