
Laporan: Aji Hendro
Dua warga di Kecamatan Tapos merasa terharu karena rumahnya mendapat bantuan bantuan perbaikan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Bantuan perbaikan dilakukan karena rumah mereka dalam kondisi rusak.
Salah satu warga Mulyadi warga di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos merasa terharu dan berterima kasih dengan kehadiran Walikota Depok Supian Suri bersama Camat, dan Lurah setempat.
Mulyadi mengatakan rumah yang saat ini dihuni merupakan rumah peninggalan orang tuanya

“Rumah yang kami huni ini merupakan rumah peninggalan orang tuanya sudah lama dalam kondisi rusak parah,” katanya, Kamis (16/10/2025).
Dia menambahkan, rumah penuh kenangan itu, kini kondisinya mengenaskan. Atap rumahnya bocor dan dindingnya sudah retak-retak. Saat hujan turun, kondisi di dalam rumah ini rumah banjir karena banyaknya atap yang bocor.
“Sudah rusak semua Pak, bukan bocor lagi ini mah banjir,” ungkapnya.
Dia terpaksa membiarkan rumah dalam kondisi rusak karena tidak ada biaya untuk memperbaiki rumahnya.
“Karena kami sekeluarga gak ada yang mampu untuk melakukan renovasi atau memperbaikinya,” tukasnya.
Melihat kondisi rumahnya yang hampir roboh, Mulyadi memiliki inisiatif untuk mendaftar program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Kami usulkan perbaikan melalui program RTLH,” ujarnya.
Wali Kota Depok, Supian Suri telah meninjau rumah Mulyadi pada Rabu (15/10). Mulyadi berharap, rumahnya segera direnovasi sebelum terlambat hingga berujung roboh.
Sementara itu, Lurah Cilangkap, Galih Catur Prasatya menilai, rumah milik Mulyadi memang masuk kategori mendapatkan bantuan.
Anggota Komisi D DPRD Kota Depok, Samsul Maarif, mengapresiasi respons cepat Wali Kota Depok, Supian Suri, meninjau langsung rumah warga RT 03/RW 02, Kelurahan Leuwinanggung, Kecamatan Tapos,
Rumah tersebut hampir 80 persen mengalami kerusakan, dengan atap yang nyaris ambruk. Samsul mengatakan, respons cepat ini merupakan bukti nyata Pemerintah dalam melayani dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Depok, khususnya di wilayah Leuwinanggung.
“Kunjungan Pak Wali Kota itu merupakan respon dari seorang pemerintah Wali Kota terhadap masyarakat yang ada di Kota Depok, khususnya RTLH yang ada di Kelurahan Leuwinanggung,” katanya.
Dia menambahkan, warga sekitar juga turut berpartisipasi dalam perbaikan rumah tersebut sebelum Pemerintah Kota Depok turun tangan.
Sebagian struktur dan pondasi rumah yang rusak, lanjut Samsul, telah diperbaiki berkat gotongroyong warga sekitar.
Samsul menegaskan, langkah tersebut diambil agar tidak terjadi risiko bagi warga akibat kelalaian dalam mendata dan menindaklanjuti kondisi rumah yang berbahaya.
Lebih lanjut ia menekankan pentingnya kerjasama lintas sektor sebagai kunci percepatan perbaikan RTLH.
“Dengan adanya bantuan dan perhatian dari Pemerintah, Samsul berharap, proses perbaikan RTLH segera rampung sehingga warga dapat memiliki hunian yang layak,” pungkasnya. n








