
Limo | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, H. Supian Suri mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan berkordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Hal itu dilakukan sebagai upaya mitigasi bencana mengingat belakangan kerap terjadi kondisi cuaca yang mengkhawatirkan.
“Kita akan berkomunikasi dengan BMKG untuk kondisi-kondisi yang mungkin mengkhawatirkan,” katanya saat meninjau rumah warga yang mengalami kerusakan akibat bencana angin puting beliung di Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Rabu (8/10/2025).
Menurutnya, mitigasi bencana terus diupayakan. Namun terkait angin puting beliung memang tidak dapat diprediksi.
“Mitigasi terus kita upayakan. Tapi untuk angin puting beliung agak susah ya tidak bisa kita ukur, karena cepat sekali dan tidak juga kita prediksi,” ujarnya.
Namun yang pasti, Pemkot Depok akan terus berkomunikasi dengan BMKG untuk kondisi-kondisi yang mungkin mengkhawatirkan. Disebutkan akibat angin puting beliung yang terjadi pada Selasa (7/10) siang kemarin, ada ratusan rumah yang terdampak.
“Ya informasi yang saya dapat sudah 113 rumah ya yang terdampak dari angin puting beliung, kemarin jam 13.00-13.30 ya dan Grogol menjadi kelurahan yang terbanyak, di luar Grogol ada tiga di Limo,” ucapnya.
Awalnya, angin puting beliung disebut menyebabkan 44 unit rumah mengalami kerusakan. Rata-rata kerusakan terjadi pada bagian atap rumah.
Sementara itu, Kepala Bidang Penanggulangan Bencana (Kabid PB) Damkar Kota Depok, Denny Romulo Hutauruk mengatakan, pihaknya melakukan assement hujan lebat serta angin puting beliung di Limo.
“Laporan di lapangan, rumah warga di Jalan Rawa Kalong, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Kota Depok, mengalami rusak bagian atap pada ruang tamu,” katanya.
Total ada lima unit rumah masing-masing memiliki bangunan luas 60 meter persegi, kerugian mencapai Rp 50 juta. Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa atau luka. Sementara itu untuk kebutuhan dasar logistik yang dibutuhkan, lanjut Denny, paling mendesak adalah terpal.
Sedangkan untuk rumah warga lainnya yang alami rusak akibat disapu angin puting beliung, juga menimpa rumah milik Abah Asep di Jalan Lapangan Relis, RT 09 RW 09, Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Kota Depok alami rusak luas bangunan 60 meter dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta.
“Untuk korban luka atau jiwa tidak ada. Hanya kerusakan pada atap rumah yaitu ruang tamu, kamar tidur, ruang makan seluas 3×6 Meter,” ujarnya.
Denny menambahkan akibat terkena tertimpahan atap rumah warga ada satu unit mobil milik warga lain sedang terparkir alami rusak pecah kaca bagian belakang.
“Saat ini situasi sudah kondusif. Dan para pemilik rumah masih bertahan di rumah masing-masing dan masih menunggu pemberian bantuan kepada korban,” pungkasnya. n Aji Hendro








