
Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Depok, H. Edi Masturo mengaku sangat optimistis para pejabat baru yang ditetapkan pada Mutasi gelombang ke dua pada Pemerintahan Supian-Chandra bakal mampu mengemban tugas yang diamanahkan oleh pimpinan dalam menjalankan tugas pembangunan untuk kemajuan Kota Depok.
Demikian diungkapkan Edi Masturo saat dimintai tanggapannya terkait pelaksanaan mutasi gelombang kedua yang dihelat di Aula lantai 10 Gedung Dibaleka II Senin sore (15/09/25).
“Wali Kota bapak Supian Suri adalah mantan birokrat murni yang memulai karier dari di pemerintahan di Kota Depok dari tingkat bawah hingga menjadi Sekda, artinya beliau sangat mengetahui soal kualitas sumber daya manusia (SDM) para pegawai di lingkup Pemerintahan Kota Depok, nah bermodal pengetahuan itu beliau tidak akan terlalu sulit untuk menentukan siapa saja pejabat yang akan ditunjuk untuk mensupport percepatan pembangunan, saya haqqul yakin penetapan mutasi mengacu pada pertimbangan kapasitas dan integritas pejabat yang diangkat bukan atas dasar selera pimpinan,” ungkap politisi Partai berlambang kepala burung Garuda.

Dikatakannya Rotasi, Mutasi dan Promosi jabatan dalam lingkungan pemerintahan merupakan hal biasa yang dilakukan dengan tujuan meningkatkan kualitas hasil penyelenggaraan tata kelola pemerintahan terlebih bagi daerah yang sedang berupaya mensejajarkan diri dengan daerah lainnya seperti Kota Depok yang ingin mengejar ketertinggalan dalam bebagai aspek dari sejumlah daerah Kabupaten / Kota yang notabene berusia sama seperti Kota Tangerang Selatan dan Kota Cilegon Banten.
Dirinya juga memaklumi jika mutasi gelombang kedua pemerintahan Supian-Chandra tidak mungkin dapat memuaskan semua pihak karena dalam perubahan pasti selalu ada yang merasa diuntungkan dan adapula yang merasa dirugikan, namun apapun itu lanjutnya semua mengacu pada pertimbangan untuk percepatan kemajuan Kota Depok yang selama ini sudah cukup jauh tertinggal dari beberapa daerah yang umurnya hampir bahkan sama dengan usia Kota Depok.
“Kalau ada yang merasa kurang puas atau kecewa karena dipindahkan atau belum mendapat kesempatan promosi itu sangat biasa terjadi saat pelaksanaan mutasi, tak perlu menjadi bahan pembahasan karena semua dilakukan berdasarkan pertimbangan dan prestasi kerja dan kebutuhan OPD percepatan pelaksanaan program kerja. Bekerjalah dengan benar dan penuh loyalitas,” pungkas H. Edi Masturo. n Asti Ediawan








