Ojol Depok Sepakat Jaga Kondusifitas Wilayah, Kapolres Minta Jangan Terprovokasi

808
Komunitas Ojol Depok bersama Kapolres dan Dandim foto bersama usai menggelar pertemuan.

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Komunitas pengemudi ojek online (ojol) bersama Polri Polres Metro Depok dan Kodim 0508 sepakat untuk menjaga kondusivitas di Kota Depok yang aman. Kesepakatan itu dicapai pada kegiatan silaturahmi antara komunitas ojol, Polri dan TNI di kawasan Pancoran Mas.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban atas peristiwa yang telah terjadi.

Pihanya berjanji mengawal kasus yang menimpa satu rekan ojol di Jakarta. Di sisi lain, Kapolres mengimbau kepada para pengemudi ojol untuk tetap kondusif.

“Tak perlu khawatir dikarenakan peristiwa tersebut sudah dikawal. Di Depok, jangan terprovokasi karena banyak pihak-pihak yang mencari keuntungan dari kondisi ini,” katanya, Jumat (29/8/20225).

Di tempat yang sama, Dandim 0508/Depok, Letkol Inf Imam Widhiarto menuturkan, saat ini bangsa Indonesia tengah mendapat ujian yang cukup berat. Karena itulah pentingnya untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan.

“Imbauannya kalau dari sudut pandang kami sebagai TNI, alat pertahanan negara, saat ini bangsa kita memang sedang diuji persatuan dan kesatuannya. Karena apa? Indonesia bermimpi ingin menjadi negara besar,” tandasnya.

Disebutkan, tidak semua pihak itu suka kalua Indonesia menjadi negara besar. Dan pihak-pihak yang tidak suka tentunya akan mengkondisikan dan perpecahan itu yang diinginkan.

“Apapun yang terjadi, seberat apapun, sebagai rakyat Indonesia, bangsa Indonesia, jangan sampai terpecah belah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Grab Depok, Firmansyah mengatakan, peristiwa yang terjadi menjadi sorotan utama bagi para pengendara ojek online yang ada di Kota Depok.

“Dari semalam, sudah banyak yang berkomunikasi dan saling berkordinasi agar tidak terprovokasi dan semoga Depok tetap kondusif,” harapnya.

Pihaknya pun menginginkan para oknum pelaku dapat diproses hukum sesuai dengan aturan hokum yang berlaku.

“Berbicara ojol, kalau Depok bergerak, Jabodetabek ikut bergerak. Jadi, Insya Allah Depok kondusif. Untuk peristiwa yang terjadi, kami mengutuk keras dan berharap oknumnya bisa diproses dengan aturan yang berlaku,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here