3 Titik Banjir di Wilayah Cinere Belum Teratasi, Ini Lokasinya

521
Inilah salah satu titik banjir di wilayah Cinere yang hingga kini belum bisa teratasi.

Cinere | jurnaldepok.id
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Kelurahan Cinere, Kecamatan Cinere, Ahmad Jayadi mengatakan ada tiga titik banjir paling krusial diruas jalan raya Cinere dan segera perlu dicarikan solusinya sebab tiga lokasi titik banjir tersebut merupakan kawasan padat aktivitas lalu lintas dan pusat keramaian.

“Ya, diwilayah Cinere ada tiga titik banjir utama yakni di depan Cinere Mal, pertigaan South City Lereng dan Jalan Sumbawa depan SMAN 9, pemicu nya tak lain karena saluran air ( Drainase) tak berfungsi sebagaimana mestinya,” tegas Jayadi.

“Hampir semua saluran air (Drainase) di sejajar jalan raya Cinere tak lagi berfungsi maksimal lantaran banyak tertimbun lumpur dan sampah bahkan dibeberapa titik kawah saluran air (Drainase) nyaris rata dengan permukaan jalan sehingga tak ada space untuk menampung air saat turun hujan dan menimbulkan genangan air di atas bidang jalan,” ungkap Jayadi.

Dikatakannya dua masalah yaitu maslah kemacetan dan banjir di ruas jalan raya Cinere kini masih menjadi PR bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk segera dibenahi sebab kondisi ini sudah cukup lama menjadi keluhan masyarakat dan para pengguna jalan.

“Dari dulu sampai sekarang warga mengeluhkan masalah macet dan banjir di jalan raya Cinere, mudah mudahan Pemerintah yang sekarang bisa mengatasi dua masalah ini dengan cepat,” imbuhnya.

Tak hanya di ruas jalan raya Cinere, genangan air saat hujan lebat juga terjadi di sejumlah titik ruas jalan raya Limo dan jalan raya Meruyung.

Di jalan raya Limo, sedikitnya ada dua titik langganan banjir yang perlu dibenahi yakni depan sekolah Yaspi dekat pintu tol Limo dan depan SMAN 6 hingga Jalan Masjid Al Mujahidin Meruyung.

Sama seperti di Jalan Raya Cinere, penyebab utama genangan air di jalan raya Limo dan Meruyung juga dipicu oleh kondisi saluran air (Drainase) yang tidak berfungsi optimal.

“Semua orang udah tahu kalau hujan sedikit aja, pasti jalan depan Sekolah MI dekat Superindo Meruyung bakal tergenang banjir, saya sudah sering kejebak banjir disana meski hujan tak terlalu deras tapi tetap aja banjir,” keluh Maryono salah satu pengguna jalan.

Keluhan yang sama disampaikan oleh Taufik Rahman salah satu pengguna jalan.

“Saya udah hafal, kalau hujan dikit aja pasti jalan raya Meruyung banjir, apalagi kayak Rabu sore tanggal 20 Agustus kemarin, genangan air di depan MI. Raudhatul Athfal hampir selutut orang dewasa,” ungkapnya. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here