
Tapos | jurnaldepok.id
Rencanan pembangunan jalan dari Terminal Jatijajar ke Tol Jagorawj mulai disosialisasikan. Sosialisasi dilakukan kepada para pedagang kaki lima (PKL) yang beraktivitas di area tersebut.
Lurah Jatijajar, Mujahidin kepada wartawan mengatakan, pembangunan fisik akan dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Barat. Sementara untuk Detail Engineering Design (DED) dikerjakan oleh PUPR Kota Depok.
“Kalau untuk pembangunan nanti, insya Allah menurut informasi dari PUPR, yang membangun adalah PUPR Provinsi Jawa Barat, yaitu pembangunan jalan tembus dari Terminal Jatijajar menuju pintu tol Cimanggis. Jadi PUPR di sini hanya rencana untuk DED saja dari Kota Depok,” katanya, Kamis (14/8/2025). Sosialisasi dilakukan kepada para pedagang kaki lima (PKL) yang beraktivitas di area tersebut.

Dikatakan, setidaknya ada tujuh PKL yang terdampak rencana pembangunan ini. Untuk itu telah dilakukan sosialisasi oleh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.
“Alhamdulillah tadi saya melakukan sosialisasi di area Terminal Jati Jajar di arah timur. Ada beberapa PKL, kurang lebih tujuh PKL,” ujarnya.
Rencana pembongkaran ini berkaitan dengan rencana DED pembangunan flyover dari area terminal menuju pintu Tol Cimanggis. Mujahidin bersyukur karena kegiatan sosialisasi berjalan dengan lancar dan para pedagang menerima informasi dengan baik.
“Nah, rencana pembongkaran ini utamanya Pemerintah Kota Depok akan melakukan kegiatan DED Rencana Pembangunan Flyover yang ada di Terminal Jatijajar menuju ke pintu tol di Cimanggis,” ujarnya.
Dia menambahkan, para PKL juga menyatakan kesediaan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang tertib dan berkelanjutan.
“Alhamdulillah pelaksanaan kegiatan sosialisasi berjalan dengan lancar, para pedagang memahami dan memaklumi, mereka mengakui dan meminta waktu untuk melakukan pembongkaran sendiri terhadap bangunan yang mereka tempati,” akunya.
Setelah proses pembongkaran, pengawasan area akan berada di bawah koordinasi Dinas PUPR Kota Depok. DED akan segera disusun untuk mendukung pelaksanaan proyek.
“Pasca pembongkaran, PUPR langsung akan mengawasi area tersebut karena dibawa pengawasan dari PUPR dan akan dilakukan DED,” ungkapnya.
Sebagai bentuk dukungan kepada para PKL yang terdampak, pemkot juga berencana menyediakan lokasi relokasi yang lebih layak. Salah satu usulan yang sedang disiapkan adalah area khusus UMKM di sekitar Masjid Jatijajar.
“Insya Allah nanti di Terminal Jatijajar juga akan mengusulkan dan akan membuat salah satunya nanti rencana di Masjid Jatijajar akan ada area untuk para-para UMKM,” katanya
Sebelumnya, Wali Kota Depok Supian Suri mengatakan, satu langkah strategis yang diusung adalah pembangunan jalan yang menghubungkan langsung Terminal Jatijajar, Tapos, dengan Pintu Tol Cimanggis.
Supian mengungkapkan, rencananya ini bermula dari pengalamannya ketika menjabat sebagai Kepala Bagian Pemerintahan. Dimana saat itu mereka berhasil membebaskan lahan untuk pembangunan jalan di wilayah Jatijajar, tepatnya di antara dua kelurahan, Cilangkap dan Tapos.
“Pada waktu itu, kami sudah melakukan pembebasan lahan di titik ini, tepatnya di wilayah Jatijajar. Sayangnya, ada perubahan status terminal dari tipe A yang kini menjadi tanggung jawab Kementerian Perhubungan, yang sempat menimbulkan anggapan bahwa pembangunan jalan ini seharusnya menjadi kewajiban pusat,” pungkasnya. n Aji Hendro








