Tingkatkan Ketahanan Iklim, Proklim Sasak 07 Limo Resmi Dibentuk

555
Proses pembentukan Proklim Sasak 07 Kelurahan Limo.

Limo | jurnaldepok.id
Camat Limo, Sudadih Kamis (31/07/25) menghadiri pembentukan program kampung iklim (Proklim) RW 07 Kelurahan Limo, Kecamatan Limo.

Dalam sambutannya, Sudadih berharap pembentukan kampung iklim di RW 07 Kelurahan Limo dapat meningkatkan ketahanan iklim dan mengurangi emisi gas rumah kaca sebagaimana tujuan utama dari pengadaan program kampung iklim yang dicanangkan oleh Kementerian lingkungan hidup dengan melibatkan partisipasi masyarakat.

“Mudah-mudahan stakeholder yang mendapat tugas menjalankan program kampung iklim (Proklim) bisa berkolaborasi dengan masyarakat untuk secara bersama melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan penerapan proklim,” papar Sudadih.

Harapan yang sama disampaikan oleh Lurah Limo, Kecamatan Limo, Fajar Mei Hendri.

“Meningkatnya jumlah konstruksi bangunan dan menyusutnya jumlah pepohonan diwilayah perkotaan memicu terjadinya peningkatan emisi gas karbon yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat, untuk itu kami sangat berharap penerapan program kampung iklim di RW 07 Limo dapat memberi kontribusi terhadap pengurangan emisi gas karbon di wilayah Kelurahan Limo,” tutur Fajar Mei Hendri.

Dia mengatakan, RW 07 merupakan lokus kedua Proklim diwilayah Kelurahan Limo karena sebelumnya telah terbentuk Kampung Iklim di wilayah RW 01 sebagai pilot project program kampung iklim diwilayah Kelurahan Limo.

“Sebelum RW 07 sudah ada terbentuk Kampung Iklim di RW 01 dan sampai sekarang masih eksis melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan upaya mengurangi emisi gas karbon, semua kegiatan melibatkan partisipasi masyarakat,” papar Fajar Mei Hendri.

Sementara Ketua RW 07, Kelurahan Limo, Sanim mengaku siap mensupport kegiatan program kampung iklim di wilayahnya.

“Banyak kegiatan yang bakal melibatkan warga dalam pelaksanaan program kampung iklim, kami sudah berkoordinasi kepada para Ketua RT untuk mengimbau masyarakat agar mengambil peran dalam pelaksanaan program kampung iklim,” tutupnya. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here