
Laporan: Aji Hendro
Askot PSSI Kota Depok terus meningkatkan pelatih berlisensi dengan menyelenggarakan Kursus kepelatihan Lisenci “D.
Ketua Askot PSSI Kota Depok, Meiyadi Rakasiwi menyampaikan, bahwa kursus ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan jumlah pelatih berlisensi di Kota Depok.
“Kami tidak bisa berharap muncul pemain hebat tanpa pelatih yang memiliki kapasitas memadai,” katanya pada kegiatan kursus kepelatihan Lisenci “D” yang diselenggarakan oleh Askot PSSI Kota Depok, kemarin.

Kegiatan ini menghadirkan Coach Educator dari PSSI dan diikuti oleh 30 peserta, dengan komposisi 80 persen berasal dari Kota Depok dan 20 persen dari luar Kota Depok.
Dirinya mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini dan menekankan pentingnya peran pelatih berkualitas dalam membangun fondasi sepak bola yang kuat di Kota Depok.
“Pelatih berkualitas lahir dari pelatihan yang serius. Karena itu, kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun fondasi sepak bola kita,” ujarnya
Kepada para coach, pihaknya akan selalu berbicara dan berkoordinasi demi pengembangan sepakbola di Kota Depok.
“Mudah-mudahan apa yang sudah dipelajari dapat dipraktikan di tempat masing-masing dan kedepan hendaknya sepakbola Kota Depok akan kembali menjadi yang paling maju. Kami menyampaikan komitmen PSSI Jawa Barat untuk terus meningkatkan kualitas pelatih di seluruh club sebagai bagian dari sistem pembinaan jangka panjang,” paparnya.
Meiyadi mengungkapkan, dari pengamatannya dan para peserta di lapangan selama pelaksanaan kursus ini hasilnya cukup menggembirakan, hal itu tidak terlepas dari pada para instruktur yang sudah berpengalaman.
“Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kualitas pelatih sepakbola di Kota Depok akan terus meningkat, sehingga berdampak positif pada pengembangan sepakbola di Depok secara keseluruhan,” jelasnya.
Wakil Ketua Askot Depok, Jabon Abdullah menambahkan, selama 7 hari, materi yang mencakup teori dan praktik langsung di lapangan.
“Pelaksanaan kursus kepelatihan Licency “D” ini, sangat besar sekali pengaruhnya nanti untuk pembinaan dan pengembangan bibit pemain sepakbola berusia muda di wilayah masing-masing,” pungkasnya. n








