
Tapos | jurnaldepok.id
Seorang pengemudi ojek online berinisial, AR mengaku menjadi korban pencurian dengan kekerasan saat melintas di jalan Kebayunan, Tapos.
Dalam ciutannya di media social, korban mendapatkan pesanan atau order dari daerah Ciherang menuju arah Alternatif Cibubur sekitar pukul 02.00 dinihari.
“Setelah mengantar makanan, saya memutuskan untuk pulang lewat jalur samping Plaza Cibubur, arah Leuwinanggung,” katanya.

Namun, lanjutnya, sesampainya di perempatan dekat Terowongan Kebayunan, diberhentikan secara paksa oleh dua motor yang dikendarai oleh empat orang pelaku.
“Kejadiannya tepat di dekat Oma Cafe. Tanpa banyak bicara, mereka langsung menyerang dan membacok saya di bagian kepala dan punggung. Motor Honda Beat dibawa kabur oleh para pelaku,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Cimanggis, Kompol Jupriono mengatakan, peristiwa itu terjadi ketika korban melintas di lokasi sekitar pukul 01.47 WIB. Korban yang mengendarai motor dipepet pelaku dan dibacok di bagian kepala menggunakan celurit.
“Pada saat korban melintas di TKP kemudian para pelaku memepet korban, lalu membacok korban dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit. Kemudian, merampas motor milik korban,” ungkapnya.
Jupri menduga, pelaku berjumlah enam orang yang berboncengan menggunakan tiga motor. Korban sudah membuat laporan dan ditindaklanjuti dengan melakukan olah TKP.
“Diduga para pelaku diperkirakan berjumlah enam orang dengan mengendarai tiga unit motor dengan cara berboncengan. Polisi turun tangan melakukan penyelidikan. Polisi telah mengecek TKP hingga mencari CCTV di sekitar TKP,” pungkasnya. n Aji Hendro








