Dipecat! Bukannya Dapat Simpati, Sandi Damkar Malah Disemprot Netizen Gegara Banyak Bacot

928
Sandi Butar Butar | Petugas Damkar

Margonda | jurnaldepok.id
Petugas pemadam kebaran (Damkar) Kota Depok atas nama Sandi Butar Butar kembali dipecat. Pemecatan Sandi sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Damkar Kota Depok tertuang dalam surat yang terbit pada, Kamis (27/03/25) dengan nomor 800/201-PO.Damkar terkait dengan pemutusan perjanjian kerja.

Tesy Haryanti, Plt Kepala Bidang Pengendalian Operasional Kebakaran dan Penyelamatan, menandatangani surat pemutusan kontrak tersebut. Surat tersebut berisikan kajian berita acara pemeriksaan perihal sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh Sandi Butar Butar selama bertugas di Damkar Kota Depok.

Sementara itu di media social ribuan netizen mengkomentari pemecatan Sandi Butar Butar dari petugas Damkar Kota Depok. Seperti cuitan Tamara Dwris yang mengatakan “banyak bacot lama-lama ya”,

Netizen lainnya Appriandi mengatakan dirinya kerja dari Bogor ke Tj Priok setiap hari dan tidak berisik.

Sementara Priyanka Riri menyebutkan aksi Sandi selama ini ngelunjak.

Netizen lainnya Wai Art berkomentar “ya kalau telat ya salah lah”.

Rifi Aryanto24 “lama lama lebay ini bocah, pantes pecat aja pak bikin ribed wkkk”.

Hal senada dituliskan Sakha Erlangga, “Anjir Depok 2 Bojongsari aja berisik, gimana Depok Serpong Loh”.

Sementara itu Bang Asril berkomentar di kolom Depok 24jam “kalau tidak disiplin dan males kerja apalagi sudah dikasih SP 4, siapapun orangnya harus dipecat. Hormati instansi yang punya aturan”.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi meminta kepada Sandi Butar Butar untuk merubah sikap dan karakternya.

“Nanti karakternya ubah ya, jadi kalau pimpinannya sudah baik, kelengkapan damkarnya sudah benar, hak-hak kamu diberikan, jangan banyak ngoceh keluar, karena pimpinan pasti pusing itu,” kata Dedi Mulyadi.

Sementara itu Sandi Butar Butar dalam video yang beredar mengatakan dirinya sudah tiga kali kena SP karena tidak mengikuti apel di Mako Damkar di GDC.

Ia beralasan rumahnya di kawasan Sukmajaya dan kantor tugasnya di UPT Bojongsari dan tidak memiliki kendaraan. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here