Sidak ke Pasar Cisalak, Wakil Wali Kota Sebut Harga Telur Ayam Masih Tinggi

79
Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah saat sidak kebutuhan pokok didampingi Forkopimda.

Cimanggis | jurnaldepok.id
Jelang bulan Ramadan harga pasokan komoditas bahan pokok di pasar tradisional mengalami kenaikan tidak signifikan.

Hal itu dikatakan Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah saat memantau harga sembako di Pasar Cisalak, Cimanggis.

Dia mengatakan, dari hasil monitoring atau sidak, ketersediaan stok komoditas aman, namun harganya mengalami kenaikan meski tidak signifikan.

“Memang naik di bawang merah, juga cabai merah dan cabai keriting, tapi menurut pedagang dibanding dengan tahun lalu kenaikannya tidak signifikan, jadi kenaikannya rendah sekitar Rp 1.000,” katanya, Rabu (26/02/25).

Dia menambahkan, naiknya harga komoditas pangan memang biasa terjadi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), termasuk Ramadan. Namun kenaikan tersebut tidak berlangsung lama.

Selain cabai dan bawang, Chandra juga menemukan adanya kenaikan harga pada telur ayam. Dibanding menjelang Ramadan 2024, tahun ini harganya cukup tinggi mencapai Rp 30 ribu per kilogram di Pasar Cisalak.

“Jadi sebenarnya ini relatif stabil kalau kami lihat ya, tinggal di telur saja mengalami kenaikan paling tinggi, bahkan lebih tinggi dari tahun sebelumnya,” ujarnya.

Agar harga telur tidak terus merangkak naik, Pemkot Depok akan menggelar rapat bersama pemangku kepentingan untuk mencari solusinya.

“Nanti kami akan diskusi sama perangkat-perangkat daerah, bagaimana ini harga telur, yang pasti secara umum ketersediaan pasokan terjamin aman jelang Ramadan,” tukasnya.

Dikatakannya, Pemkot Depok juga akan berkoordinasi dengan Bulog dan pihak-pihak terkait untuk menjamin ketersedian kebutuhan pokok.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Depok, Mohammad Fitriawan mengimbau agar masyarakat tidak panic buying. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here