Jelang Ramadhan, Harga Daging Sapi Tembus Rp 135 Ribu/Kg

94
Daging sapi yang dijual di pasaran.

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Sejumlah ibu rumah tangga mengeluhkan tingginya harga daging sapi menjelang bulan suci Ramadhan 1446 hijriyah.

Kainah salah satu ibu rumah tangga di wilayah Parung Bingung, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB), Kecamatan Pancoran Mas, mengatakan kenaikan harga daging sapi sangat memberatkan masyarakat terlebih kata dia menjelang bulan puasa hampir semua kebutuhan pokok harganya mengalami kenaikan.

“Hampir semua jenis kebutuhan pokok naik, tapi yang paling tinggi kenaikannya adalah daging sapi yang biasanya hanya Rp 120 ribu sekilo sekarang harganya mencapai Rp 135 ribu,” ujar Kainah kepada Jurnal Depok, kemarin

Sementara Nuraini salah satu pedagang sayur mayur diwilayah Kampung Parung Bingung, Kelurahan RJB mengaku sudah tidak lagi menjual daging sapi sejak harganya melebihi 120 ribu.

“Saya sudah beberapa minggu ini enggak lagi jual daging karena harga nya naik dan pembeli agak jarang,” ungkap Nuraini.

Terpisah, Jumadi pedagang daging sapi di Pasar Depok mengaku tidak kaget dengan kenaikan harga daging sapi menjelang tibanya bulan suci Ramadhan.

Dia memperkirakan kenaikan harga daging sapi akan terus terjadi hingga bulan puasa bahkan hingga lebaran.

“Biasa setiap mau puasa harga daging pasti naik biasanya itu akan bertahan sampai bulan puasa, dan nanti mendekati lebaran malah kenaikan harganya bisa lebih tinggi lagi,” tandasnya.

Dia menambahkan, kenaikan harga daging sapi dipicu oleh beberapa faktor seperti meningkatnya permintaan pasar yang tidak diikuti dengan penambahan stok daging sapi.

“Kalau mau bulan puasa gini banyak warga yang beli daging untuk hantaran munggahan, penjualan pasti meningkat, tapi sayangnya stok dagingnya tidak ditambah, ini jelas akan memicu kenaikan harga,” urainya.

Untuk mengantisipasi peningkatan berkala harga daging sapi menjelang bulan puasa dan lebaran, Pemerintah dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) diminta untuk melaksanakan operasi pasar guna menekan tingginya kenaikan harga daging sapi. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here