Merinding! Gema Takbir Dikumandangkan Ulama Depok di Acara Deklarasi Dukung SS

29
Ratusan ulama se Kota Depok foto bersama dengan bakal calon wali kota Depok, H. Supian Suri usai deklarasi.

Cilodong | jurnaldepok.id
Gema takbir berkumandang dari ratusan alim ulama se-Kota Depok untuk memberikan dukungan kepada bakal calon wali kota Depok, H. Supian Suri di pilkada, 27 November mendatang.

Gema takbir tersebut terdengar keras dari ratusan ulama yang berasal dari 11 kecamatan se-Kota Depok sebagai bentuk dukungan untuk memilih Supian Suri di Pilkada nanti.

Salah satu perwakilan ulama Kota Depok, KH Abu Bakar Madris mengatakan, sudah saatnya ulama Depok bersatu untuk melakukan perubahan. Pasalnya, selama 20 tahun ini ulama di Depok minim sentuhan.

“Kami nilai pemimpin Depok sejak 20 tahun terakhir ini kurang memperhatikan nasib para ulama, khususnya mereka yang mengajar di kampung-kampung. Di antaranya soal dana bimbingan rohani atau bimroh. Kami para kiai itu banyak diantaranya bimroh itu kami enggak pernah tahu. Padahal itu anggarannya untuk 2.000 ustadz yang dapat anggaran dari Pemda,” ujar Madris, Selasa (25/06/24).

Para kiai dan ustadz, kata dia, juga mengeluhkan minimnya bantuan pemerintah, terutama soal hibah madrasah.

“Sampai hari ini belum ada bantuan dari pemerintah kota, walaupun katanya ada Perda-nya,” paparnya.

Selanjutnya, ia menyinggung soal janji kampanye wali kota yang sempat mewacanakan satu kecamatan satu madrasah negeri. Namun, sampai saat ini belum ada Madrasah Negeri di Kota Depok yang ada hanya satu Madrasah.

“Jelas kekecewaan itu sangat banyak, terutama hal-hal bantuan, atau paling tidak beginilah yang paling gampang, kiai Depok itu bukan segelintir ada ratusan. Nah yang diperhatikan jangan dia lagi, dia lagi, seolah-olah kayak enggak ada kiai lagi di Depok,” jelasnya.

Dikatakannya, Depok akan jauh lebih baik dengan adanya kehadiran Supian Suri sebagai bakal calon wali kota.

“Insya Allah Pak Supian Suri bisa membangun Depok sama-sama. Terlebih dia punya latar belakang sekolah kepemerintahan. Selain itu dia adalah putra lokal yang memang sangat mencintai ulama dan warga Depok. Sudah cukup 20 tahun puasa, kagak dapat apa-apa. Itu pun ketika ada Pradi jadi wakil wali kota aja baru tahu ada bimroh dan itu cuma dapat 20 orang dari 2.000 kuota,” terangnya.

Sementara itu, Supian Suri mengaku sangat terharu dengan adanya dukungan dari para ulama Kota Depok ini. Terkait dengan keluhan para ulama tersebut, Supian Suri kembali berjanji, dirinya tidak akan pernah membeda-bedakan dalam memberi pelayanan.

“Makanya saya sampaikan beberapa kesempatan, saya mau jadi Wali Kota Depok, bukan wali kota kelompok,” tegasnya.

Menurutnya, ini sebagai jawaban bahwa pemimpin Kota Depok harus hadir di seluruh elemen masyarakat.

“Hadir untuk semua, dan harus memperhatikan untuk semua, bukan hanya untuk sekelompok,” tukasnya.

Hadir dalam kesempatan itu KH. Ahmad Muhtar bin KH. Abdurrahman Nawi, KH. Samalam, Habib Idrus, Ust. Abd Mukti, Ust Badrudin, Ust. Jaka Gledek, H. Hafiduddin, Ust. Hafiz Salim, H. Ahmad Fauzan, Ust Jamadi, H.A. Baidowi dan masih banyak puluhan alim ulama lainnya.

Di akhir acara, puluhan ulama dan kiai melakukan deklarasi dukungan untuk SS diakhiri dengan gema takbir. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here