Ratusan Santri Ponpes Sa’id Yusuf Gelar Doa Bersama untuk Siswa SMK Lingga Kencana

62
Terlihat santri Ponpes Sa'id Yusuf saat menggelar tahlilan yang dikhususkan untuk korban kecelakaan siswa Lingga Kencana.

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Ratusan santri dan santriwati pondok pesantren Sa’id Yusuf kemarin tampak antusias mengikuti kegiatan doa bersama yang diselenggarakan oleh manajemen Ponpes dalam rangka mendoakan para korban kecelakaan yang menimpa rombongan siswa siswi SMK Lingga Kencana pada Sabtu (11/05/24).

Pimpinan Pondok Pesantren Sa’id Yusuf, Dr. KH. Saroni. NA mengatakan penyelenggaraan kegiatan doa bersama yang diikuti lebih dari 200 Santri dan Santriwati serta guru pembina Ponpes Sa’id Yusuf tidak hanya mendoakan para korban meninggal saja namun juga mendoakan kesembuhan bagi siswa yang sedang menjalani pengobatan di disejumlah rumah sakit.

“Selain mendoakan korban yang sudah meninggal dunia, kami juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberi kesabaran dan ketabahan dalam menerima musibah ini dan yang tak kalah pentingnya kami juga mendoakan kesembuhan untuk korban luka luka yang sedang dirawat di rumah sakit, semoga cepat sembuh dan bisa kembali berkumpul dengan keluarga,” papar Kyai Saroni kepada Jurnal Depok, usai memimpin kegiatan doa bersama di aula Pondok Pesantren Sa’id Yusuf di Jalan Raya Sawangan Gang Duren RT 01/ 09, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB), Kecamatan Pancoran Mas.

Inisiatif manajemen Ponpes Sa’id Yusuf menyelenggarakan kegiatan doa bersama atas musibah yang melanda keluarga besar SMK Lingga Kencana disambut baik oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Lingga Kencana, Rihadi. BS.

“Atas nama seluruh civitas akademika SMK Lingga Kencana mengucapkan terimakasih kepada para santri dan santriwati Ponpes Sa’id Yusuf yang telah menyempatkan waktu mendoakan anak anak kami yang meninggal dalam musibah kecelakaan di Subang, dan ana- anak kami yang sedang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit,” kata Oting sapaan akrab Rihadi BS.

Diapun berharap doa dari seluruh warga Depok khususnya warga Kampung Parung Bingung, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB), agar pihaknya mampu menyelesaikan segala sesuatunya dengan baik sebagai wujud tanggung jawab terhadap tugas mencerdaskan generasi penerus melalui jalur pendidikan formal.

“Kami tahu tidak mudah untuk melupakan peristiwa yang sangat mengharukan ini apalagi yang menjadi korban adalah para calon pemimpin bangsa dimasa mendatang, kami berharap semua bisa memberikan doa untuk anak-anak kami yang meninggal saat melaksanakan kegiatan sekolah, dan kesabaran untuk keluarga yang ditinggal,” pungkasnya. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here