Jabat Dandim 0508/Depok, Letkol Inf Iman Widhiarto Siapkan Program Strategis

103
Letnan Kolonel Infateri (Inf) Iman Widhiarto didampingi istri saat memberikan sambutan di acara lepas sambut.

Laporan: Rahmat Tarmuji
Letnan Kolonel (Letkol) Infateri (Inf) Iman Widhiarto resmi menjabat Komandan Kodim (Dandim) 0508/Depok. Diawal masa kepemimpinannya, sejumlah langkah strategis sudah disiapkan.

“Yang pertama yang harus saya lakukan adalah bagaimana mensosialisasikan dan mengedukasi kembali seluruh masyarakat, Warga Negara Indonesia (WNI) tentang siapa itu TNI. TNI itu adalah alat pertahanan negara,” ujarnya usai acara lepas sambut Dandim 0508/Depok di Hotel Bumi Wiyata Depok, Minggu (25/02/24) malam.

Dirinya menjelaskan, dalam konteks negara, negara dengan bargaining yang tinggi, cenderung akan memperkuat pertahanannya, seperti yang ditunjukan negara China, Rusia bahkan Amerika. Dengan pertahanan yang kuat, negara akan dihargai dalam perpolitikan dunia.

“Maka ketika indikatornya, ketika ada rapat-rapat seperti G-20 Indonesia diundang. Itu apa artinya, kita jaga negara besar. Kenapa, karena kuat, pertama. Kalau kuat, ini akan mendatangkan investor-investor asing masuk, ayo berinvestasi di Indonesia,” paparnya.

Sehingga, kata dia, dengan negara yang kuat maka musuh pun akan mikir.

“Jadi kalau kita punya industri di Indonesia, kira-kira aman deh. Itu juga yang akan dilakukan di Kota Depok,” katanya seperti dilansir dari berita.depok.go.id.

Setelah edukasi, lanjutnya, yang saat ini harus dilakukan adalah ketahanan pangan. Sebab, dengan Indonesia peringkat ke-4 dengan penduduk terbanyak di dunia, maka ketahanan pangan menjadi penting.

“Makanya pertanian itu menjadi hal yang penting. Memang Depok terkenal sebagai daerah urban. Perumahan bagi warga Jakarta, kelimpahan dari pekerja Jakarta. Tapi di situ masih menyisihkan ruang-ruang kosong, lahan-lahan yang tidak produktif. Nah, bagaimana kita menyulapnya,” ungkapnya.

Ia juga akan bekerjasama dengan seluruh ormas, lapisan masyarakat, kelompok tani dan sebagainya.

“Kita kombinasikan dengan bantuan dari Dinas Pertanian, Perindustrian dan Perdagangan. Karena memang tugas TNI adalah mengkolaborasikan itu semua. Demi persatuan dan persatuan bangsa. Jadi bukan TNI nanti yang bercocok tanam dan sebagainya, tapi kita satukan seluruh potensi ini kita timbul dari sana,” pungkasnya. n

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here