
Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Sebanyak 47 cabang olahraga (Cabor) yang menjadi anggota KONI Kota Depok mendapatkan kesempatan untuk mengikuti workshop pelatihan fisik yang diadakan bidang penelitian dan pengembangan (LITBANG) KONI di GOR KONI Kota Depok.
Kegiatan pelatihan fisik ini dihadiri para pelatih dari cabang olahraga anggota KONI Kota Depok, Ketua KONI Kota Depok, Herry Suprianto dan Sekretaris Umum KONI Kota Depok, Sujarwo serta ketua penelitian dan pengembangan (Litbang), Sutadi.
Ketua KONI Kota Depok, Herry Suprianto mengatakan, ada tiga atlet yang berkontribusi meraih medali pada Sea Games 2023 lalu.

“Selain itu, ada juga dua atlet kami yang sedang persiapan mengikuti Asian Games, serta ada 28 atlet Kota Depok yang mewakili Jawa Barat untuk mengikut babak kualifikasi PON Aceh Sumut. Semua butuh proses yang panjang tidak semudah membalikan telapak tangan,” ujarnya.
Untuk melahirkan atlet yang baik, kata dia, tentunya dibutuhkan pelatih yang baik juga.
“Kami ingin agar para pelatih cabang olahraga di Kota Depok dapat selalu mengikuti perkembangan ilmu keolahragaan dan inilah tujuan dari workshop kami gelar,” paparnya.
Praktisi Keolahragaan dan Dosen UNJ, Dr. Iwan Hermawan. M.Pd. CSC.ITK yang menjadi narasumber utama dalam workshop pelatih fisik akan memberikan beberapa materi prinsip dasar pelatihan fisik.
Ia memberikan materi terkait perencanaan dan perioderisasi latihan tahunan, penyusunan siklus meso (messocycle) dan materi microcycle training load. Materi yang diberikan dalam workshop ini diharapkan dapat selalu jadi pedoman saat pelatihan dilakukan.
“Ini adalah kegiatan pelatihan fisik ketiga yang menitikberatkan pada implementasi dan evaluasi pelatihan fisik yang sudah diterapkan dua tahun terakhir, sehingga pelatihan hari ini adalah flashback dari kegiatan yang sudah diterapkan di cabang olahraga (Cabor) masing-masing,” tandas Sutadi, Kepala Bidang Litbang KONI Kota Depok.
Terlihat, peserta yang hadir cukup antusias mengikuti kegiatan pelatihan fisik tersebut. Terbukti pada sesi tanya jawab dan diskusi yang diberikan banyak peserta yang menanyakan berbagai permasalahan metode latihan yang sudah diterapkan ke masing-masih cabang olahraga.
“Semoga dengan diadakan kegiatan pelatihan fisik ini bisa mengupgrade kemampuan para pelatih agar permasalahan-permasalahan fisik atlet di cabang olahraga masing-masing bisa terselesaikan. Diharapkan dapat membentuk atlet-atlet dengan performa terbaik saat pertandingan dilakukan,” ungkap Reza Baizuri, Ketua Panitia Workshop Pelatihan Fisik. n Rahmat Tarmuji








