
Sukmajaya | jurnaldepok.id
Siswa di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Bina Insan Kamil di Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, kembali belajar di rumah karena adanya virus cacar yang menyerang siswa.
“Di sekolah anak saya yaitu SDIT Bina Insan Kamil lagi mewabah penyakit cacar air dan gondongan. Sudah lebih daeri 20 anak yang terkena virus tersebut,” ujar salah seorang wali murid di akun media sosial.
Surat edaran dari pihak SDIT Bina Insan Kamil yang ditanda tangani Kepsek SDIT Bina Insan Kamil, Nanil Suryaningsih mengatakan, sehubungan dengan mengurangi penyebaran virus cacar maka mulai dari Jumat (15/09/23) sampai dengan pelaksaan asesmen sumatif tengah semester ganjil (PTS) belajar dilakukan dari rumah.

“Kami laksanakan secara daring dari rumah. Pelaksanaan asesmen sumatif dimulai tanggal 18 September sampai dengan tanggal 27 September 2023 dengan jadwal terlampir dan siswa siswi masuk kembali pada tanggal 2 Oktober 2023,” jelasnya.
Ia berharap, semoga pelaksaaan PTS berjalan dengan baik dan semua diberikan kesehatan dan perlindungan dari Allah SWT.
“Atas perhatian dan kerjasamanaya saya ucapkan terimakasih,” bunyi keterangan dari pihak SDIT Bina Insan Kamil.
Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok telah melakukan sejumlah upaya dalam menanggapi adanya penyebaran virus cacar yang terjadi di sekolah.
Upaya dilakukan tentunya dengan melibatkan Puskesmas setempat dan pihak sekolah dalam melakukan pencegahan penyebaran virus cacar.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Puskesmas dan sekolah untuk mengurangi penyebarannya,” ungkap Marry Liziawati, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok.
Menurut Mary, pihaknya telah berkoordinasi dengan Puskesmas untuk melakukan penyelidikan epidemiologi.
“Selanjutnya, berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk melakukan pencegahan bertambahnya kasus cacar,” paparnya.
Mary mengatakan, pihak Puskesmas juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada guru dan orang tua murid.
“Tentunya terkait pencegahan dan tata laksana penyakit. Pihak Puskesmas sudah melakukan sosiaisasi melalui webinar pencegana dan penanggulangan cacar. Harapannya dengan upaya yang dilakukan dapat memutus penularannya,” pungkasnya. n Aji Hendro








