
Beji | jurnaldepok.id
Warga di RT 03/07 Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, menemukan bayi perempuan bersama ari-arinya saat sedang melaksanakan ronda.
Ketua RT 03, Yoto mengatakan penemuan bayi perempuan dalam kondisi hidup ditemukan saat warganya sedang melaksanakan ronda.
“Saat sedang ronda tiba-tiba terdengar suara bayi, saat diperiksa di dalam plastik dan masih hidup,” ujarnya kemarin malam.

Di lokasi penamuan, warga juga menamukan kantong plastik yang berisi potongan ari-ari bayi tersebut.
“Ada plastik dekat bayinya, pas dibuka ternyata isinya ari-ari,” katanya.
Adanya temua bayi, warga langsung melaporkan hal itu ke ketua RT setempat, dilanjutkan ke pihak kepolisian. Bayi tersebut pun dibawa ke puskesmas setempat dan kini diserahkan ke Dinas Sosial Kota Depok.
Anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemiri Muka, Aiptu Rojuddin mengatakan, temuan bayi atau orok perempuan yang baru dilahirkan masih terlilit ari-ari terbungkus kantong plastik sampah warna hitam, ditemukan warga yang sedang ronda.
“Sekitar pukul 01.40 WIB warga dengan Ketua RT 02 Hairul dengan RT 03 Yoto RW 07 saat sedang ronda mengecek rumah kosong ditinggal mudik mendengar suara tangisan bayi, ditelusuri ternyata di sebuah tempat bale tongkrongan ada kantong plastik sampah. Saat dibuka ternyata isinya bayi dengan kelamin perempuan lengkap masih terlilit ari-ari,” tandasnya.
Setelah itu, lanjutnya, bayi perempuan yang masih hidup tersebut oleh warga langsung diamankan dan dibawa ke Puskesmas terdekat.
“Dari pemeriksaan bidan di Puskesmas Beji Timur, kondisi bayi lahir dalam keadaan normal dan kondisi badan si bayi sehat dengan berat 3,2 Kg,” ungkapnya.
Pada saat kejadian, sambungnya, warga langsung menguburkan ari-ari bayi di makam Keramat Batas.
“Ari-ari si bayi saat itu juga langsung dikuburkan di makam Keramat Batas,” tambahnya.
Terpisah Kapolsek Beji, Kompol Sutirto menambahkan, tim opsnal masih melakukan penyelidikan terhadap temuan bayi hidup tersebut.
“Anggota kami telah melalukan olah TKP dan penyelidikan memintai keterangan saksi-saksi. Di lokasi temuan bayi memang sangat sepi dan tidak terpasang kamera CCTV lingkungan,” pungkasnya. n Aji Hendro








