
Sawangan | jurnaldepok.id
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami Nurul Huda, Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan, menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Sawangan.
Pasalnya, kegiatan maulid di masjid tersebut tak melewatkan tradisi nyari paros dan kisa.
Ketua DKM Masjid Nurul Huda, H. Amil Misar mengatakan, tradisi nyari paros selalu rutin diselenggarakan setiap bulan maulid dan sudah berlangsung sejak puluhan tahun silam.
Tahun ini pihaknya berhasil menghimpun 3.000 lebih paros dan kisa untuk kemudian dibagikan kepada jamaah maulid. Paros dan kisa tersebut tak lain berasal dari warga di lingkup Masjid Nurul Huda Sawangan yang meliputi RW 01, 02, 07 dan RW 11 Kelurahan Sawangan.
“Alhamdulillah apa yang menjadi tradisi di masjid kami berupa kegiatan nyari paros sampai saat ini masih kami laksanakan,” ujar H. Amil Misar didampingi Ust. Syaiful Lukman selaku Pembina IRMADA, Jumat (09/10/2026) malam.
Ia juga meminta kepada generasi penerus agar tetap menjaga dan melestarikan budaya paros serta kisa setiap peringatan maulid digelar.
Wali Kota Depok, H. Supian Suri yang diwakili oleh Camat Sawangan, H. Anwar Nasihin mengapresiasi kekompakkan warga dalam kegiatan maulid yang digelar di Masjid Nurul Huda.
“Mudah-mudahan dengan kegiatan maulid ini rasa kebersamaan dan gotong royong di lingkungan masyarakat semakin terjaga. Dan yang tak kalah penting bagaimana kita mampu mencontoh suri tauladan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan kita sehari-hari,” ungkapnya.
Sementara itu Panitia Pelaksana Maulid Nabi Muhammad SAW Masjid Nurul Huda, Irawan Omeh mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya acara tersebut.
Hadir dalam acara tersebut penceramah KH. Munawir Ngacir dan sebagai qori Ust. M. Tohir. Hadir pula Lurah Sawangan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan ribuan jamaah. n Asti Ediawan








