

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Ketua RW 10, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB), Kecamatan Pancoran Mas, Sopyan Sukri mengaku sangat bersyukur lantaran kebijakan membeli unit mobil ambulance yang mengoptimalkan dana anggaran RW terbukti sangat tepat sasaran dan menyentuh kepada kebutuhan warga.
“Ya, belum ada lima menit setelah diserahkan oleh bapak Lurah kepada kami, sudah ada permintaan warga yang ingin memakai mobil ambulance untuk mengantar keluarganya ke rumah sakit, ini membuktikan bahwa kebijakan kami mengoptimalkan dana RW sangat tepat sasaran dan menyentuh langsung pada kebutuhan masyarakat,” papar Sopyan.
Disisi lain, Lurah Rangkapan Jaya Baru (RJB), Kecamatan Pancoran Mas, Wahyu Syahadat mengaku lega lantaran telah menuntaskan penyerahan semua unit ambulance kepada 5 pengurus lingkungan yang mengoptimalkan dana RW untuk membeli unit ambulance.

“Ada lima RW yang mengoptimalkan dana pembangunan untuk membeli unit mobil ambulance yakni RW 08, RW 09, RW 10, RW 12 dan RW 13, sebelumnya kami telah menyerahkan dua unit ambulance kepada pengurus lingkungan RW 08 dan RW 13 dan hari ini kami menyerahkan tiga unit lagi yakni kepada RW 09, RW 10 dan RW 12,” papar Wahyu Syahadat.
Dia berpesan kepada pengurus lingkungan yang telah memiliki unit mobil ambulance agar dapat mengoptimalkan fasilitas yang dibeli dari dana APBD untuk membantu warga yang membutuhkan kendaraan saat akan berobat ke rumah sakit.
“Bagi warga yang butuh ambulance, jangan sungkan menghubungi Ketua RW, dan kami meminta kepada pengurus lingkungan yang telah memiliki mobil ambulance agar menyiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan operasional ambulance dan siap melayani warga dalam 24 jam,” pinta Wahyu Syahadat.
Terpisah, salah satu Anggota DPRD Kota Depok dapil Pancoran Mas, H. Mazhab HM mengapresiasi keunggulan dari penetapan penggunaan anggaran pembangunan berbasis RW yang menurutnya lebih efektif dan dapat menyentuh kepada kebutuhan warga.
“Ini salah satu keunggulan dari realisasi program anggaran berbasis RW, masing masing pengurus lingkungan bisa secara langsung membelanjakan dana pembangunan sesuai kebutuhan warga, sehingga aspek pemanfaatannya lebih optimal dan lebih tepat sasaran,” pungkasnya. n Asti Ediawan








