Hadir di Pancoran Mas, Kampung Pancasila Merawat Nilai Persatuan dan Kesatuan

2
Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah bersama Dandim 0508/Depok, Kolonel Inf Ginanjar Wahyutomo saat meninjau Kampung Pancasila.

Laporan: Aji Hendro
Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah mengatakan, keberadaan Kampung Pancasila di Kelurahan Depokjaya, Kecamatan Pancoran Mas merupakan wujud merawat nilai-nilai keberagaman dan menjaga persatuan kesatuan.

Menurutnya, sinergi Kodim 0508/Depok, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, dan para pemangku kepentingan menjadi kekuatan utama Kampung Pancasila. Keikutsertaan Kampung Pancasila Depok dalam penilaian tingkat Angkatan Darat (AD) juga menjadi kehormatan bagi Kota Depok.

Chandra menegaskan, semangat Kampung Pancasila sejalan dengan komitmen Depok menjaga persatuan di tengah keberagam

“Sebagai kota yang majemuk, kami berkomitmen merawat nilai toleransi,” katanya saat menghadiri penilaian Kampung Pancasila di Depokjaya Kecamatan Pancoran Mas, Kamis (27/8/2026).

Ia berharap momentum tersebut semakin memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat.

“Momentum ini semoga bisa menjadi implementasi nilai Pancasila bagi masyarakat Kota Depok,” ujarnya.

Dandim 0508/Depok, Kolonel Inf Ginanjar Wahyutomo mengatakan, keberadaan Kampung Pancasila merupakan wujud kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila secara nyata.

“Ini merupakan kolaborasi TNI dan masyarakat, dan ini merupakan penilaian Kampung Pancasila tingkat nasional,” katanya.

Ia menambahkan, berbagai program TNI AD juga telah dijalankan di kawasan tersebut, di antaranya pembangunan sumur bor serta pemanfaatan lahan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Lurah Depok Jaya, Herliana menyampaikan bahwa penilaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi wilayahnya, terlebih Kampung Pancasila Depok membawa nama Kota Depok dalam penilaian tingkat nasional.

Menurutnya, salah satu tantangan yang dihadapi adalah keterbatasan lahan untuk program ketahanan pangan. Pasalnya, sekitar 99 persen wilayah Depok Jaya merupakan kawasan perumahan.

“Ini menjadi tantangan tersendiri dan kami bisa memberdayakan lahan terbatas untuk ketahanan pangan,” katanya.

Salah satu tim penilai, Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi mengapresiasi sambutan dan dukungan seluruh pihak terhadap pelaksanaan penilaian Kampung Pancasila.

Ia menjelaskan, program Kampung Pancasila menjadi salah satu upaya untuk menanamkan sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.

“Yang paling penting ialah implementasi Pancasila benar-benar nyata, dan harapannya Kampung Pancasila ini bisa mandiri,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Depok, Edi Masturo menilai inovasi urban farming di Kampung Pancasila Depok Jaya menjadi keunggulan dalam penilaian ketahanan pangan perkotaan. Dia menambahkan aspek ketahanan pangan menjadi salah satu hal yang menarik dalam penilaian tersebut.

Namun, karakter Kota Depok yang merupakan wilayah perkotaan membuat ketahanan pangan tidak dapat hanya dilihat dari luas lahan pertanian.

Ia menilai inovasi masyarakat dalam memanfaatkan lahan terbatas menjadi salah satu kekuatan Depok. Salah satunya melalui konsep urban farming yang dikembangkan di lingkungan permukiman. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here