
Limo | jurnaldepok.id
Anggota Komisi 1 DPRD Jawa Barat, Pradi Supriatna menilai pergantian nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Tatar Sunda belum perlu mengingat saat ini belum ada perubahan baik secara teritorial maupun struktur pemerintahan di lingkup wilayah Provinsi Jawa Barat.
Sementara disisi lain masih banyak pekerjaan rumah bagi pemerintah dan pemangku kewenangan untuk membenahi sarana prasarana umum serta upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh penjuru wilayah Jawa Barat.
Demikian diungkapkan politisi partai berlambang kepala burung Garuda saat menghadiri kegiatan mancing bersama kader Partai Gerindra di Pemancingan Betay di Jalan Pendowo, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo yang dilanjutkan dengan sosialisasi penyelenggaraan pemerintahan tahun anggaran 2026 bagi para kader Gerindra dapil Beji – Cinere – Limo (BCL), kemarin.

“Wacana perubahan nama Provinsi Jabar tak perlu disikapi secara berlebihan dan sekarang kita lebih baik fokus pada upaya meningkatkan kesejahteraan warga Jawa Barat dan menuntaskan program pembangunan yang belum sepenuhnya tercapai baik pembangunan infrastruktur maupun peningkatan sumber daya manusia yang menyentuh langsung pada tingkat kesejahteraan warga Jawa Barat,” tegas Pradi yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok.
Ditegaskannya merubah nama suatu wilayah pemerintahan tidak semudah membalikkan telapak tangan karena memerlukan kesepakatan dari berbagai elemen yang ada di wilayah termasuk unsur legislatif di wilayah tersebut dan dalam proses pelaksanaannya akan membutuhkan waktu cukup lama karena harus berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Ya, merubah nama suatu wilayah Pemerintahan enggak semudah membalikkan telapak tangan butuh waktu dan persetujuan dari banyak pihak, makanya enggak usah heboh, fokus aja dulu dengan tugas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.
Pernyataan senada disampaikan Juhri selaku Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra Kecamatan Cinere.
“Kami fokus aja menjalankan program partai dalam mendukung pembangunan wilayah, kami sama sekali tidak terpengaruh soal perubahan nama Provinsi Jabar karena itu baru wacana yang menurut kami belum waktunya untuk di realisasikan,” pungkas Juhri. n Asti Ediawan








