
Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memperbaiki saluran air di lokasi rawan banjir.
Pantauan Jurnal Depok, saluran air yang diperbaiki seperti di Jalan Boulevard GDC di Kelurahan Jatimulya Kecamatan Cilodong.
Di lokasi tersebut pihak Dinas PUPR melakukan crossing saluran air ke Kali Cikumpa. Lokasi lainnya yaitu di Jalan Margonda, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, atau depan pusat perbelanjaan ITC.
Dinas PUPR juga memperbaiki saluran air di Jalan Raya Sawangan depan DTC yang merupakan lokasi langganan banjir ketika hujan turun.
Kepala DPUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro mengatakan, pihaknya juga memperbaiki saluran air di Jalan Raya Sawangan, Mampang simpang Kodim.
Perbaikan saluran air menjadi bagian dari upaya serius Pemkot Depok dalam memperkuat sistem drainase perkotaan. Pihaknya melaksanakan kegiatan penataan drainase Jalan Raya Sawangan Kelurahan Mampang Kecamatan Pancoran Mas dan lokasi lainnya.
Kegiatan ini dilakukan sebagai lanjutan upaya peningkatan sistem drainase perkotaan proyek yang dilaksanakan mulai tanggal 3 Juni 2026 hingga 1 Agustus 2026.
Pengerjaan terbagi menjadi dua segmen. Pada segmen A sepanjang 210,6 meter dilakukan pembangunan menggunakan saluran ready mix dan saluran uditch berukuran 80 kali 80 sentimeter. Sementara pada segmen B sepanjang 58,6 meter menggunakan saluran uditch berukuran 100 kali 100 sentimeter melalui penataan drainase
Dia menambahkan, penataan drainase ini bertujuan memperlancar aliran air agar genangan bisa dicegah di Jalan Raya.
Pembenahan saluran air di Mampang dan lokasi lainnya menjadi langkah strategis untuk mengurangi potensi banjir lokal yang kerap dikeluhkan warga.
“Penataan drainase ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan infrastruktur sumber daya air di Kota Depok,” katanya, Minggu (21/6/2026).
DPUPR Depok juga memastikan pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitar proyek. Yodi meminta masyarakat memahami adanya gangguan sementara selama proses pengerjaan berlangsung.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses pekerjaan berlangsung,” ujarnya.
Dia menegaskan pembangunan infrastruktur yang dilakukan saat ini merupakan investasi jangka panjang bagi warga.
“Terima kasih atas pengertian dan dukungan masyarakat, karena setiap proses pembangunan hari ini adalah investasi untuk kenyamanan dan keselamatan kita bersama,” katanya.
Dia berharap aliran air menjadi lebih lancar kapasitas saluran meningkat serta dapat mengurangi potensi genangan banjir sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih aman dan nyaman
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses pekerjaan berlangsung Terima kasih atas pengertian dan dukungan masyarakat karena Setiap proses pembangunan hari ini adalah investasi untuk kenyamanan dan keselamatan kita bersama,” pungkasnya. n Aji Hendro








