Lebih Tertata dan Terjaga Sejarahnya, Depok Heritage Kini jadi Pusat Destinasi Wisata Baru

134
Wali Kota Depok, H. Supian Suri saat meresmikan kawasan Depok Heritage, Pancoran Mas, Depok.

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Kota Depok, khususnya di Depok Lama dapat dijadikan kawasan heritage. Dengan demikian nantinya Kota Depok berpotensi menjadi destinasi wisata baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ketua Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) Kota Depok, Nuroji mengatakan, kegiatan seperti Depok Heritage berpotensi menjadi destinasi wisata baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kalau kawasan ini ditata lebih baik lagi, akan memiliki daya tarik bagi investor,” katanya, Minggu (28/6/2026).

Dikatakan Nuroji, di kawasan tersebut dapat dibangun fasilitas hiburan, rumah makan, bahkan hotel untuk wisatawan

“Seperti Kota Lama Semarang yang kini menjadi destinasi wisata unggulan,” ujarnya.

Ia menilai, kawasan Depok Lama memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata heritage.

Menurutnya, penataan infrastruktur seperti trotoar, ruang publik, serta pengelolaan bangunan-bangunan tua harus dilakukan tanpa menghilangkan nilai sejarah dan karakter arsitektur aslinya.

“Bangunan-bangunan lama bisa dimanfaatkan menjadi kafe atau ruang usaha kreatif tanpa mengubah struktur maupun nilai heritage-nya. Justru keaslian itulah yang menjadi daya tarik,” tukasnya.

Nuroji menyontohkan, keberhasilan pengembangan kawasan Kota Lama Semarang yang mampu memberikan dampak ekonomi melalui sektor pariwisata, kuliner, hingga ruang berekspresi bagi para seniman.

Menurutnya, keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan kawasan heritage di Kota Depok.

“Dulu Semarang juga hampir sama seperti kawasan Jalan Pemuda sekarang. Namun setelah ditata dan direstorasi, kawasan itu berkembang menjadi pusat wisata yang hidup dengan tetap mempertahankan arsitektur heritage,” jelasnya.

Ia berharap, bangunan-bangunan bersejarah di Depok dapat direstorasi sehingga kembali menampilkan bentuk aslinya dan menjadi daya tarik wisata yang nyaman, asri, serta bernilai sejarah.

Lebih lanjut, Nuroji berharap Festival Heritage Depok Lama menjadi titik awal pengembangan kawasan
kawasan bersejarah lainnya di Kota Depok, seperti wilayah Harjamukti, Pancoran Mas, dan kawasan lain yang memiliki nilai historis. Menurutnya, seluruh kawasan tersebut dapat dikembangkan menjadi satu paket wisata sejarah Kota Depok.

Ia juga menilai keterlibatan investor menjadi salah satu faktor penting apabila pemerintah daerah maupun yayasan belum memiliki kemampuan pendanaan yang memadai. Selain membahas pengembangan kawasan heritage, Nuroji mengungkapkan adanya rencana pendirian museum dangdut di kompleks Soneta Group.

Menurutnya, rencana tersebut telah memperoleh komitmen dari pemilik Soneta, Rhoma Irama. Ia berharap, melalui dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah, rencana pembangunan museum tersebut dapat segera terwujud sebagai bagian dari pengembangan destinasi wisata budaya di Kota Depok.

Nuroji menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar Kaoem Depok atas peringatan 312 tahun sejarah komunitas tersebut.

“Selamat ulang tahun kepada seluruh Oma, Opa, dan keluarga besar marga Kaoem Depok. Semoga tetap kompak, mampu menjaga aset komunitas, serta terus mengembangkan warisan budaya yang dimiliki. Selamat pula atas peluncuran Festival Heritage Depok Lama,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here