Kedepankan Transparansi, Kadisdik Depok Jamin SPMB 2026 Tidak Ada Titipan

4
Terlihat beberapa orang tua siswa saat mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Kota Depok.

Margonda | jurnaldepok.id
Pelaksanaan Seleksi Peneriman Murid Baru (SPMB) tahun ajaran baru 2026-2027 tidak ada nitip menitip. Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Wahid Suryono mengatakan, saat ini sedang berlangsung proses SPMB mulai tingkat PAUD hingga SMP.

“Saat kita sedang dalam masa penerimaan siswa baru atau yang dikenal dengan SPMB,” katanya, Rabu (17/6/2026).

Dia menambahkan ada empat jalur penerimaan yang tersedia. Yaitu jalur afirmasi, prestasi, mutasi dan domisili. Jalur tersebut diminta untuk dimanfaatkan dengan baik melalui metode online yang sudah diinfokan oleh Dinas Pendidikan Kota Depok.

“Mulai tatacara, waktu proses tata cara persyaratan dan hasilnya nanti akan diumumkan oleh tim kami di alamat Website yang sudah ada di link pendafaran SPMB,” ujarnya.

Jika ada yang mengalami maka dapat mengajukan pertanyaan dan aduan dengan menghubungi nomor panitia SPMB Dinas Pendidikan Kota Depok.

“Bisa datang langsung ke Dinas Pendidikan dan menyediakan layanan homedes pendidikan alamatnya di lantai 4 gedung di baleka 2 Komplek balai kota Depok Jalan Margonda Raya Nomor 51,” tukasnya.

Wahid menekankan, pihaknya berkomitmen untuk menyelenggarakan pelaksanaan SPMB ini dengan transparan akun tabel, dan juga dipastikan gratis. Dia mengimbau kepada orang tua siswa Jangan mudah percaya. Jika ada pihak-pihak yang berusaha meyakinkan dapat membantu putra-putri bisa diterima di SMP Negeri Depok.

“Apalagi kalau mau minta imbalan tertentu jangan langsung percaya, kita harus memastikan bahwa proses penerimaan murid baru di Kota Depok benar-benar tidak ada titik-penitip,” tegasnya.

Seluruh tahapan SPMB dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas agar proses seleksi dapat berlangsung dengan baik.

“Kami berkomitmen melaksanakan SPMB secara jujur, transparan, dan akuntabel,” ucapnya.

Ia berharap pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berlangsung lancar serta menghasilkan peserta didik yang diterima melalui proses seleksi sesuai ketentuan.

“Murid yang diterima harus dipastikan memang murid yang layak. Jujur itu dimulai dari SPMB,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here