Wali Kota Sebut Semangat Berkurban Warga Depok Meningkat, Ini Jumlahnya

60
Wali-Wakil Wali Kota, Supian-Chandra didampingi Wakil Ketua DPRD Depok, Hj. Yuni Indiany usai melaksanakan Shalat Idul Adha di Masjid Baitul Kamal, Balai Kota Depok.

Margonda | jurnaldepok.id
Semangat berkurban warga Depok tahun ini meningkat. Jumlah hewan kurban sementara yang disembelih saat Idul Adha 1447 Hijriah mencapai sekitar 29 ribu ekor.

Wali Kota Depok, H. Supian Suri mengatakan, jumlah tersebut mengalami kenaikan positif dibandingkan periode tahun lalu.

“Alhamdulillah semua hewan kurban dalam kondisi sehat. Ini menunjukkan semangat berkurban masyarakat Depok yang terus meningkat,” katanya, Kamis (28/5/2026).

Ia mengatakan, terjadi peningkatan sekitar lima persen tahun ini. Hal itu menjadi indikator kuat bahwa daya beli dan kesadaran spiritualitas warga Depok tetap terjaga dengan baik. Guna memastikan manfaat dari ibadah ini menyasar target yang tepat, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah merancang mekanisme distribusi yang inklusif dan merata.

Distribusi hewan kurban dilakukan secara merata melalui panitia yang dibentuk di lingkungan masyarakat, masjid, maupun organisasi. Langkah tersebut dilakukan agar manfaat kurban dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan.

Ia menekankan, esensi Idul Adha melampaui ritual penyembelihan semata, melainkan menjadi pilar penting dalam merajut kembali rajutan sosial kemasyarakatan.

“Semangat berbagi ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi dan memastikan tidak ada warga yang kekurangan. Kita ingin tidak ada lagi kesenjangan yang tinggi antara yang mampu dan tidak mampu,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai pengingat pentingnya kepedulian terhadap lingkungan sosial, termasuk membantu warga yang membutuhkan perhatian lebih.

“Ini adalah semangat kebersamaan. Kita harus saling memperhatikan, baik antar masyarakat maupun antara pemerintah dan warga,” tuturnya.

Lebih lanjut, Supian menekankan seluruh jajaran Pemkot Depok harus berjuang agar Kota ini menjadi lebih baik dan maju ke depannya, sehingga pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai. Supian menuturkan, Idul Qurban bermakna kebersamaan, persatuan, dan kesatuan antarsesama.

“Hal itu bisa dicapai dengan pengorbanan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here