
Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan melakukan evaluasi program Pembimbing Rohani (Binroh) dan tidak menghapusnya. Hal itu dilakukan agar program tersebut lebih tepat sasaran penerima manfaatnya.
“Evaluasi ini nantinya kami lakukan untuk memastikan program mampu menjawab persoalan literasi Al-Qur’an di kalangan pelajar atau siswa,” kata Wali Kota Depok, Supian Suri saat menghadiri kegiatan halal bi halal bersama pengusus Majelis Ulama Indonesia Kota Depok di Gedung MUI Jalan Nusantara Kelurahan Depokjaya Kecamatan Pancoran Mas.
Dia menyampaikan, selama ini pelaksanaan program Bimroh dinilai belum sepenuhnya menyasar pihak yang tepat, sehingga efektivitasnya perlu ditingkatkan.

Ia menjelaskan, sebelumnya program Bimroh memiliki cakupan hingga 2.000 peserta dengan alokasi anggaran yang cukup besar.
“Ini bukan semata-mata efisiensi, tetapi ada prioritas yang harus kita penuhi. Kita evaluasi agar anggaran yang ada benar-benar memberikan dampak,” ujarnya.
Supian menilai, evaluasi dilakukan untuk mengembalikan tujuan utama program, yakni memperkuat peran guru ngaji dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di kalangan anak-anak.
Ia menekankan, ke depan program harus memiliki indikator yang jelas, mulai dari jumlah peserta yang dibina, metode pembelajaran, hingga hasil yang dicapai. Langkah evaluasi ini juga didorong oleh kondisi literasi Al-Qur’an di Depok yang dinilai masih rendah.
Berdasarkan data yang diterima pemerintah, dari sekitar 32.000 lulusan sekolah dasar setiap tahun, hanya sekitar 30 persen yang mampu membaca Al-Qur’an.
Supian menegaskan, kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan perlu ditangani melalui pendekatan yang lebih terarah.
Ia juga mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Majelis Ulama Indonesia, Kementerian Agama, serta organisasi keagamaan, untuk merumuskan langkah konkret.
“Melalui evaluasi ini, kami Pemkot Depok berharap program Bimroh dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” tukasnya.
Dengan penguatan peran guru ngaji serta dukungan berbagai pihak, diharapkan kemampuan literasi Al-Qur’an pelajar di Depok dapat meningkat secara signifikan. n Aji Hendro








