Saling Klaim Kepengurusan, Kadin Depok Makin Panas

137
Plt Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Depok, Edmon Johan saat menggelar konfrensi pers.

Sukmajaya | jurnaldepok.id
Plt Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Depok secara sah dipegang oleh Edmon Johan. Hal itu sesuai dengan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD ART). Sementara Miftah Sunandar bukan lagi sebagai Ketua Kadin, sehingga tidak seenaknya memberhentikan Edmon sebagai Plt Ketua Kadin Depok.

“Kami Edmon Johan lah yang saat ini sebagai Plt Ketua Kadin Depok,” kata Edmon kepada wartawan di Balai Sarmili Sukmajaya, Minggu (1/3/2026)..

Dia menambahkan, pada 3 Desember 2025 secara aklamasi dirinya diangkat dan disahkan sebagai Plt Ketua Kadin Depok melalui Rapat Pleno.

Hal itu disaksikan pengurus Kadin Kota Depok bertempat di kediaman Sarmili dan sudah mendapatkan dukungan dari Kadin Jawa Barat. Edmond mengatakan, status mantan ketua sebelumnya yaitu Miftah yang disebutnya telah mengundurkan diri secara resmi melalui rapat pleno pada 3 Desember 2025 lalu.

“Jadi secara aturan sudah tidak ada lagi kedudukannya dia sebagai Ketua Kadin Kota Depok, karena sudah mengundurkan diri, ini ada suratnya,” ujarnya.

Atas dasar itu, dia meminta Kadin Jawa Barat untuk bijak melihat legal standing pihak-pihak yang masih mengatasnamakan Kadin Depok.

“Berdasarkan kitab ini (AD/ART), semua boleh berbicara tapi harus menjadi anggota Kadin. Masa kita kalah sama tipsani (tipu sana tipu sini), boleh aja cek. Tidak semua orang bisa bicara tentang Kadin, harus ada legal standingnya dulu. Kami pengurus Kadin sekarang bukan alat pemuas. Mungkin dia luar sana alat pemuas untuk iklim yang tipsani,” tegas Edmon.

Dia menjelaskan, persiapan pengukuhan sebenarnya sudah berjalan matang. Pihaknya bahkan telah berkoordinasi langsung dengan Pemerintah Kota Depok untuk memastikan kehadiran Wali Kota.

”Saya katakan, kami ini sekarang ada di ruangan Walikota. Saya fotolah, ya kan. Dan saat itu didampingi oleh Dewan Penasihat di situ, ada Pak Pradi, ada Pak Haji Sarmili, ada Bang Hasbullah, juga ada beberapa Dewan Penasihat Kadin yang lainnya, pak Haji Doni juga gitu kan,” ucapnya.

Kadin di bawah kepemimpinannya saat ini sangat responsif dan berusaha membangun kemitraan yang kuat dengan pemerintah daerah, sesuai arahan Kadin Indonesia dan Kadin Jawa Barat.

Edmon juga menjelaskan, pentingnya legal standing dan kepatuhan terhadap aturan organisasi, terutama terkait kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA). Hal itu karena ada pihak-pihak yang mencoba merusak citra organisasi tanpa dasar hukum yang jelas.

Edmon secara terbuka mengkritik masa kepemimpinan Miftah Sunandar yang dinilai vakum tanpa aktivitas dan transparansi keuangan.

”Dan sebagai pengurus yang lama juga belum ada lho laporan pertanggungjawaban keuangan Miftah selaku ketua, belum ada lho. Dan ini juga nanti akan kami bersurat berdasarkan rapat pleno kemarin. Karena dia Miftah Sunandar terlalu sudah melanggar aturan gitu kan,” tegasnya.

Edmon menjelaskan perubahan susunan pengurus dilakukan karena banyak anggota lama yang tidak memiliki KTA-B dan tidak kooperatif.

“Ya bayangkan, kalau di tiga tahun nggak punya KTA Kadin, terus jadi Kadin kayak apa gitu lho. Nah, ini makanya, berdasarkan Peraturan Organisasi atau itu, dia tidak memenuhi persyaratan menjadi pengurus apa yang diminta oleh Kadin Jawa Barat karena tidak memiliki KTA-B. Dasar hukumnya itu PO,” ucapnya.

Mengenai status pengukuhan, Edmon meluruskan bahwa agenda tersebut hanya ditangguhkan, bukan dibatalkan. Dia bertekad untuk menjaga marwah Kadin Depok dari praktik-praktik tidak sehat.

”Saya nggak patek-an jadi Ketua Kadin gitu lho. Monggo aja yang mampu silakan. Tapi jangan Kadin itu dirusak! Saya juga nggak rela. Saya juga gitu sama teman-teman yang lain ini banyak, nggak mau rumah tangganya Kadin dirusak-rusak gitu nggak mau,” katanya.

Edmon juga menyayangkan pihak-pihak yang mengeluarkan statmen perihal Kadin Depok.

“Kalau engak ngerti tentang Organisasi Kadin jangan seenaknya berbicara,” tambahnya.

Edmon menegaskan Kadin yang saat ini dipegangnya akan tetap melaksanakan program-program yang sudah direncanakan dan disiapkan.

“Kami bersama pengurus, Kadin lainnya engak pengaruh dengan statemen pihak sana, kita satukan tekad untuk memajukan Kadin Depok,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here