Setelah 20 Tahun, Kader NU Depok Merasa Baru Dapat Ruang Terbuka

132
Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah saat melepas peserta Jalan Santai Kebangsaan PCNU Kota Depok di Alun-alun Depok, Cilodong, Depok.

Cilodong | jurnaldepok.id
Nadhatul Ulama (NU) Kota Depok semakin mendapatkan ruang yang lebih terbuka setelah 20 tahun lamanya. Hal itu dikatakan Acep Azhari sesuai acara Jalan Santai Kebangsaan PCNU Kota Depok di Alun-alun Depok, Cilodong, Depok.

“Alhamdulillah, kita bersyukur atas karunia di usia 100 tahun NU tetap eksis sesuai dengan tema mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia. Melalui jalan santai kebangsaan ini kita menyampaikan pesan juga menghilangkan sekat antar umat,” kata Acep yang juga merangkap sebagai Ketua Pelaksana Jalan Santai Kebangsaan PCNU Kota Depok, Sabtu (31/1/2026).

Dia mengungkapkan melalui kegiatan ini NU menunjukkan komitmennya dalam menjaga keutuhan NKRI. Menurutnya, komitmen tersebut sampai saat ini tetap terjaga. Begitu juga di Depok menunjukkan bahwa NU tetap menjaga persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan.

“NU Depok semakin mendapatkan ruang yang lebih terbuka setelah 20 tahun lamanya. Tentu, ikut serta dalam mendorong pembangunan Kota Depok yang lebih maju,” ujarnya.

Sekretaris PCNU Kota Depok H. Hakim Muzayyan menambahkan, melalui peringatan lahirnya NU ini juga sebagai momentum mengingkatkan kembali sejarah berdirinya NU. Dikatakan, NU sebagai salah satu ormas keagamaan terbesar yang memiliki peran besar baik dalam masa perjuangan melawan penjajah masa kemerdekaan hingga saat ini.

“Melalui Harlah NU ke 100 ini sebagai bentuk komitmen dan kecintaan pada NKRI. Tentu harapannya ke depan bisa terus berkhidmat dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang luas,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, acara berlangsung dengan sangat dan sukses. Dia menambahkan, kesuksesan acara tersebut merupakan hasil dari kerja seluruh pengurus, panitia penyelenggara, Badan Otonom NU Depok dan semua pihak yang terlibat.

Nadhatul Ulama dinilai sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah menuju Depok yang maju, inklusif, dan berkontribusi pada terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Wakil Walikota Depok, Chandra Rahmansyah menyampaikan apresiasi tinggi kepada Nahdlatul Ulama ayang telah genap berusia satu abad dan terus menjadi penjaga harmoni bangsa.

“NU bukan hanya organisasi keagamaan, tetapi juga kekuatan kebangsaan yang menjaga keseimbangan antara agama, budaya, dan negara. Jika NU turun gunung, Kota Depok pasti maju,” katanya.

Menurutnya, kegiatan jalan santai kebangsaan ini bukan sekadar olahraga, melainkan simbol persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong dalam keberagaman.

Rangkaian kegiatan sosial yang menyertai acara, termasuk penggalangan dana bantuan bencana, dinilai mencerminkan nilai luhur NU yang tidak hanya hadir dalam dakwah, tetapi juga dalam aksi nyata kepedulian sosial dan kemanusiaan.

Momentum Satu Abad Nahdlatul Ulama ini diharapkan semakin memperkuat komitmen bersama untuk menjaga toleransi, mempererat persaudaraan, serta memperkokoh persatuan bangsa, khususnya di Kota Depok. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here