
Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Dua pria diamankan warga di Terminal Depok. Keduanya adalah polisi gadungan yang memalak tukang parkir. Pelaku adalah AZ dan ZA.
Saat diamankan, salah satu pelaku memakai kaos lengan panjang bertuliskan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metrojaya dan satu unit senjata api mainan.
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi mengatakan, kejadian berawal saat dua tersangka mendatangi parkiran motor Terminal Terpadu Depok, Jalan Margonda Kecamatan Pancoran Mas.

Keduanya kemudian menemui penjaga parkir. Kepada penjaga parkir, kedua tersangka mengaku sebagai anggota kepolisian. Untuk meyakinkan aksinya, kedua tersangka menyiapkan senjata api mainan, kaos unit satuan di kepolisian, serta tali tis untuk borgol. Keduanya langsung mengancam korban menggunakan pistol mainan dan meminta sejumlah uang.
“Korban awalnya merasa terkejut dengan todongan senjata api tersangka, tetapi belakangan curiga senpi itu hanya mainan. Sehingga melakukan perlawanan,” katanya, Minggu (22/2/2026).
Korban lalu berteriak meminta tolong sehingga mengundang perhatian warga serta sopir angkutan di Terminal Terpadu Depok. Mendengar teriakan korban, pelaku berusaha mendatangi dan menangkap kedua polisi gadungan.
Saat tertangkap, kedua polisi gadungan sempat dipukuli massa yang geram atas perbuatannya. Tak lama kemudian, polisi datang dan mengamankan keduanya. Keduanya berkomplot dan telah beraksi lebih dari tiga kali selama beberapa bulan terakhir.
“Modusnya dengan cara menakuti para korbannya dengan mengaku sebagai anggota polisi dan meminta sejumlah uang,” ujarnya.
Kedua pelaku saat ini diamankan Polres Metro Depok. Keduanya masih diminta keterangan untuk didalami lebih lanjut.
“Saat ini sudah diamankan oleh Reskrim Polres Metro Depok,” pungkasnya. n Aji Hendro








