
Limo | jurnaldepok.id
Jumlah bangunan liar (Bangli) di Jalan Pendowo Raya dekat jembatan tol Grogol kini terus bertambah bahkan Bangli yang semula hanya ada di ujung Jalan H. Dugul kini sudah merambah hingga seberang jembatan tol arah Limo.
Meski tumbuh subur, namun tak seorangpun mengaku bertanggung jawab atas marak berdirinya bangunan liar diatas lahan yang masuk dalam kawasan seputar tol Desari.
Tak hanya mencaplok lahan trotoar untuk pejalan kaki, keberadaan puluhan bangunan liar dekat jembatan Tol Desari di wilayah RW 02, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo juga kerap memicu kemacetan terlebih pada hari Minggu lantaran kawasan tersebut dioptimalkan sebagai lokasi bazar atau pasar tumpah.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Ketua RW 02, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Abdulloh mengaku tidak pernah memberikan izin dalam bentuk apapun terhadap berdirinya bangunan semi permanen di sejajar ruas jalan raya Pendowo yang dioptimalkan untuk tempat berniaga.
“Sebelum saya menjadi Ketua Rw, dilokasi itu memang sudah ada beberapa bangunan semacam kios yang dijadikan tempat usaha dagang, dan sekarang memang jumlahnya terus bertambah, namun perlu saya tegaskan bahwa kami di pengurus lingkungan tidak pernah memberikan izin dalam bentuk apapun terkait keberadaan bangunan liar dilokasi itu,” papar Abdulloh.
Pernyataan yang sama dilontarkan oleh Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Ramdani.
“Ya, memang jumlah bangunan di kawasan itu terus bertambah, kami enggak tahu siapa dan pihak mana yang mengizinkan pemanfaatan lahan di pinggir jalan itu,” tegas Ramdani. n Asti Ediawan








