
Cimanggis | jurnaldepok.id
Anggota Reskrim Polsek Cimanggis, berhasil menemukan motor milik korban yang dirampas di Jalan Raya Cilangkap, depan Resto Kinasih, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Depok.
Kapolsek Cimanggis, Kompol Jupriono mengatakan motor Honda Beat warna hitam B 4335 EBT diketahui milik pasangan suami istri yaitu Saun dan Uni Purwaningsi. Motor ditemukan setelah sebelumnya sempat dibawa pelaku ke daerah Nusa Tenggara Barat tepatnya Mataram rencana akan dijual pelaku.
Sebelumnya empat pelaku merupakan satu komplotan ini berpura-pura sebagai petugas leasing bagian penarikan atau debt collector atau mata elang berhasil merampas motor korban Honda Beat hitam milik Saun.

“Motor rencana akan mau dijual daerah Mataram, NTB tapi dapat digagalkan anggota gerak cepat,” katanya, Selasa (6/1/2026).
Motor tersebut pun dikembalikan pada pemiliknya. Pasangan suami istri itu merasa senang karena motornya bisa kembali. Motor diantar langsung oleh anggota Polsek Cimanggis ke rumah korban.
“Reaksinya betapa sangat senang dan bahagia selama sebulan lebih motor hilang dengan pesimis tidak akan diketemukan anggota kami berhasil menemukan dan mengembalikanya langsung diantar ke rumah korban,” ujarnya.
Upaya pengembalian unit kendaraan motor ini adalah bagian dari upaya Prepentif dan Preemtiv anggota untuk masyarakat.
“Pengembalian motor kepada korban tanpa dikenakan biaya alias free,” tukasnya.
Juprino menghimbau, bagi masyarakat Kota Depok untuk tidak lagi berhenti dijalan jika ada dicegat anggota mengaku-ngaku matel.
“Harus sesuai SOP hukum berlaku. Dan Matel tidak berhak merampas motor korban di jalan,” tegasnya.
Terpisah Uni Purwaningsi mengatakan motor hilang dirampas pelaku matel di tengah jalan. Suaminya sudah tidak bisa berbuat banyak dalam mempertahankan motor.
“Pelaku berjumlah 4 langsung mengambil motor suami di jalan,” katanya.
Alasan pelaku sudah menunggak bayar cicilan. Padahal sehari sebelumnya sudah membayar cicilan rumah.
Uni Purwaningsih mengatakan dirinya keseharian mengamen jalanan dan suami ojek pengkalan.
“Motor sehari-hari buat antar jemput anak ke sekolah dan buat usaha ojek bapak. Setelah motor hilang selama sebulan anak-anak pada jalan kaki dan bapak ganggur,” ungkapnya penuh haru.
Untuk menopang ekonomi keluarga, Uni menjadi pengamen jalanan keliling untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari keluarga. Anaknya pun terpaksa jalan kaki untuk sekolah.
“Ditambah bapak tidak bisa narik nyari penumpang di pangkalan,” tuturnya.
Dengan motor yang sudah kembali, Uni mengucapkan rasa terima kasih kepada Kapolsek Cimanggis, Kompol Jurpiono besert anggota Reskrim dan Bhabinkamtibmas Cilangkap Aiptu Arief.
“Alhamdullilah motor diantarkan ke rumah dan langsung dikembalikan tanpa ada kena bayaran atau gratis,” pungkasnya. n Aji Hendro








