
Laporan: Aji Hendro
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Kecamatan Pancoran Mas diharapkan bisa memberikan Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada balita dan ibu hamil.
Demikian dikatakan Camat Pancoran Mas, Mustakim saat meninjau SPPG Rangkapan Jaya Baru (RJB) 3, di Perumahan Griya Pancoran Mas, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas.
Mustakim mengatakan, dari total 28 kuota SPPG yang ditargetkan BGN, saat ini baru tujuh unit yang telah beroperasi. Sementara itu, sebanyak 13 SPPG lainnya masih dalam tahap persiapan dan pembangunan.

“Tujuh SPPG sudah ada, dan 13 SPPG lainnya saat ini sedang dalam proses pembangunan. InsyaAllah dalam waktu dekat segera hadir,” katanya, Senin (19/1/2026).
Dia menilai, program MBG yang disalurkan melalui SPPG merupakan program yang sangat mulia karena menjamin masyarakat, terutama anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, serta kelompok rentan, memperoleh akses makanan bergizi yang lebih mudah dan terjangkau.
“Selain anak sekolah, saya juga berharap SPPG Rangkapan Jaya Baru 3 ini dapat melayani pemberian MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” ujarnya.
Mustakim menegaskan, keberhasilan pelaksanaan Program MBG di Kecamatan Pancoran Mas membutuhkan koordinasi dan sinergi yang baik antara pemerintah, pemangku wilayah, masyarakat, serta pengelola SPPG.
“Berbagai pihak yang terlibat dalam SPPG ini harus menjaga kondusivitas lingkungan. Begitu juga masyarakat harus mendukung keberlangsungan operasional SPPG di wilayahnya,” ungkapnya.
Dia menegaskan, kehadiran SPPG RJB 3 menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menyiapkan generasi emas Depok melalui pemenuhan gizi yang optimal bagi balita, anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui.
“Program ini bertujuan meningkatkan kesehatan, gizi, dan kualitas pendidikan anak-anak, sekaligus mendukung ekonomi lokal. Kehadiran SPPG RJB 3 di tengah masyarakat menjadi bukti nyata komitmen kami,” tambahnya.
Pentingnya kolaborasi antara pengelola SPPG dan seluruh elemen pemerintah setempat, termasuk Koramil dan Polsek Pancoran Mas, agar pelaksanaan program berjalan lancar dan aman.
“Dengan sinergi ini, kita dapat mengantisipasi berbagai kendala, termasuk potensi Kejadian Luar Biasa (KLB),” ungkap Mustakim.
Sementara itu, Kepala SPPG RJB 3, Anis Arfia, menyampaikan komitmen pihaknya untuk menjaga kebersihan, keamanan, dan kualitas makanan yang diproduksi.
“Kami berkomitmen menjaga dapur tetap higienis dan kualitas makanan terjaga, sehingga layanan MBG dapat berjalan optimal dan aman bagi masyarakat,” katanya.
Peluncuran SPPG RJB 3 diharapkan menjadi awal dari terciptanya generasi sehat dan cerdas Depok, sejalan dengan visi kota untuk meningkatkan kualitas hidup warganya melalui gizi yang baik dan layanan kesehatan terpadu. n Aji Hendro








