
Margonda | jurnaldepok.id
Pelaksanaan mutasi, rotasi dan promosi jabatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sudah di depan mata.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Rahman Pujiarto mengatakan, pelaksanaan mutasi sudah di tangan wali kota.
“Kapan pelaksanaannya ada di Pak Wali Kota ya,” ujarnya saat ditemui di kegiatan pengambilan sumpah dan penyerahan Surat PPPK Paruh Waktu di Stadion Merpati beberapa waktu lalu.
Wali Kota Depok, H. Supian Suri mengisyaratkan bahwa kegiatan mutasi, rotasi dan promosi jabatan akan dilakukan di minggu pertama awal tahun 2026.
Supian juga mengatakan, dirinya akan kembali melakukan rotasi, mutasi dan promosi jabatan ASN di Pemkot Depok.
“Untuk mutasi nanti dikabarin, tunggu aja,” katanya.
Informasi yang didapat, sejumlah jabatan kepala dinas (kadis) di lingkungan Pemkot Depok masih ada yang kosong. Termasuk di lingkungan satuan pendidikan yaitu jabatan Kepala SMPN 5 Depok.
Kemudian juga jabatan yang kosong adalah Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Depok.
Untuk mengisi kekosongan di Kepala Dinas DPMPTSP, Sekretaris Daerah Pemkot Depok, Mangnguluang Mansur diberikan tugas baru sebagai Plt Kepala DPMPTSP Kota Depok.
“Untuk Kepala Dinas Perijinan enggak bisa dikasih yang lain ini, mohon maaf saya sampaikan di forum ini karena memang proses mekanisme pergantian kepala dinas untuk proses yang panjang,” ujarnya.
Pada Agustus 2025 Supian Suri melantik Mangnguluang Mansur sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Depok. Pada September 2025 lalu juga dilakukan mutasi dan rotasi dengan jumlah sekitar 126 ASN.
Dalam mutasi beberapa waktu lalu terdapat kesan ‘angker’ karena ada sejumlah pejabat turun jabatan. Dalam mutasi tersebut ada jabatan lurah turun meniadi sekretaris lurah (sekel), bahkan ada pula yang menjadi kepala seksi (kasi) di salah satu kelurahan. n Aji Hendro








