Kelurahan Meruyung Antisipasi Kendala Penggunaan Dana RW

313
Aparatur Kelurahan Meruyung saat foto bersama di acara pra Musrenbang.

Limo | jurnaldepok.id
Perubahan sistem pengelolaan dana pembangunan yang sebelumnya berbasis Kelurahan dan kini dikelola di tingkat RW diperkirakan bakal menemui kendala terutama terkait penetapan konsultan pendamping yang mewajibkan dalam satu titik pekerjaan menggunakan satu konsultan pendamping sementara disisi lain besaran dana untuk setiap titik pekerjaan nilainya tidak besar.

Demikian diungkapkan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Supian Derry usai menggelar Pra Musrenbang tingkat Kelurahan Meruyung tahun 2026.

“Ya, memang betul jika di hitung hitung besaran dana pembangunan berbasis RW lebih besar jika dibandingkan dengan kucuran dana pembangunan berbasis Kelurahan tapi perlu diketahui perubahan sistem pengelolaan dana ini juga memicu peningkatan usulan perbaikan fasilitas umum dan kegiatan pemberdayaan masyarakat di setiap RW disinilah kendalanya akan muncul sebab setiap titik pekerjaan mewajibkan konsultan pendamping, hal ini tentu akan berdampak terhadap serapan dana pembangunan,” ujar Supian Derry kepada Jurnal Depok.

Meski demikian, Derry mengatakan pihak pengurus lingkungan terutama para Ketua RW sepakat untuk tetap mematuhi mekanisme penggunaan dana pembangunan berbasis RW sesuai penunjuk pelaksanaan (Juklak) dan pengunjuk Teknis (Juknis) guna memastikan optimalisasi dana pembangunan susuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

Sementara Camat Limo, Sudadih yang juga hadir dalam pelaksanaan Pra Musrenbang Kelurahan Meruyung, meminta kepada para pihak yang terlibat dalam pengelolaan dana pembangunan berbasis RW agar dapat mengoptimalkan anggaran pembangunan sesuai kebutuhan di lingkungan masing masing.

“Serapan dana pembangunan mulai tahun ini sangat merata, setiap RW mendapatkan Rp 300 juta, saya berharap dana pembangunan yang cukup besar itu dapat digunakan sesuai kebutuhan lingkungan masing masing dan jangan sampai tidak tepat sasaran,” tegas Sudadih yang diamini oleh Lurah Meruyung, Kecamatan Limo, Asep Suherman. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here