Festival Perahu Naga Ajang Pencarian Bibit Hingga Dongkrak Wisatawan Domestik

138
Festival Perahu Naga yang digelar di area Situ Sawangan, Sabtu (13/12/2025).

Sawangan | jurnaldepok.id
Festival Perahu Naga kembali digelar. Kali ini digelar di Situ Sawangan-Bojongsari, Depok. Festival ini selalu ramai dikunjungi warga yang ingin melihat langsung. Festival ini rutin digelar tiap tahunnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Mangnguluang Mansur mengatakan, festival lomba ini diharapkan dapat menghidupkan kembali budaya kehidupan di sungai. Selain itu juga untuk meningkatkan perekonomian warga setempat.

“Festival ini bertujuan untuk meningkatkan minat olahraga dayung, dan juga meningkatkan penggunaan transpotasi sungai di tengah masyarakat. Selain mencari bibit atlet, kegiatan ini juga dapat menggerakkan perekonomian dengan mendukung keberadaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar area lomba,” katanya, kemarin.

Beragam persiapan saat ini tengah digelar, baik teknis maupun non teknis. Antusias warga sangat tinggi untuk melihat lomba ini. Tim dayung dari luar Kota Depok, juga ikut ambil bagian di festival.

“Kami pastikan semua aspek siap saat hari pelaksanaannya. Termasuk dukungan dari Disporyata, yang melihat ini sebagai kegiatan yang mendukung olahraga tahunan di Kota Depok ini,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, Eko Herwiyanto mengatakan, acara ini bagian dari upaya mengenalkan olahraga dayung kepada masyarakat, mempromosikan destinasi wisata unggulan daerah yaitu situ.

“Kami juga ingin meningkatkan talenta atlet-atlet dayung Kota Depok agar bisa bersaing dan menjadi yang terbaik di tingkat nasional,” katanya.

Festival Perahu Naga 2025 diikuti 16 tim yang berasal dari Tim Dayung Kota Depok dan klub dari tiga provinsi, yaitu Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta. Ada nomor yang dipertandingkan adalah kategori 200 meter.

Eko menyebut, tingginya minat peserta dari luar Kota Depok merupakan momentum strategis untuk mengenalkan potensi besar dalam pengembangan sport tourism.

“Depok punya banyak situ, sejak 2016 sampai saat ini pelaksanaan Festival Perahu Naga bergilir tempatnya, sempat di Situ Rawa Besar, Rawa Kalong, Jatijajar dan lain sebagainya,” jelasnya.

Acara ini juga dimeriahkan pertandingan dari Komunitas Perahu Depok, sebanyak 19 tim akan bertanding satu sama lain merebutkan juara sejati.

Anggota DPRD Depok Yeti Wulandari menambahkan Festival Perahu Naga memiliki nilai strategis dalam pembentukan ‘social capital’.
“Melalui kerja tim, koordinasi, dan partisipasi komunitas, kegiatan ini kami pandang mampu memperkuat kohesi sosial masyarakat urban, yang kerap menghadapi tantangan fragmentasi,” katanya.

Dia mendorong agar promosi event dilakukan secara masif, baik melalui media sosial maupun saluran resmi Pemerintah Daerah sehingga mampu menarik lebih banyak pengunjung. Dengan kolaborasi yang baik Festival Perahu Naga 2025 akan menjadi penggerak roda perekonomian sekaligus memperkuat identitas Kota Depok sebagai daerah maju, kreatif dan terbuka.

“Kami anggap sebagai mekanisme peningkatan ‘public engagement’ terhadap aset ekologis yang selama ini belum terintegrasi secara optimal dalam praktik perencanaan kota,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here