Alamak…Tumpukan Sampah Menggunung di Kali Cabang Barat

363
Terlihat tumpukan sampah menggunung di Kali Cabang Barat.

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Tumpukan sampah diatas bidang Kali Cabang Barat depan Mako Kodim 0508 di Jalan Pramuka Raya, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, menjadi sorotan sejumlah kalangan, pasalnya tumpukan sampah kiriman dari wilayah hulu kali jumlahnya sudah sangat banyak sehingga menghambat laju air ke hilir.

Andi salah satu warga Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas mengaku sangat prihatin terhadap banyaknya sampah yang menumpuk diatas bidang kali seraya berharap tumpukan sampah yang sudah menggunung itu segera dikeruk pakai alat berat agar aliran air kembali lancar.

“Lihat saja itu tumpukan sampah udah kayak gunung, tumpukan sampah itu bisa menghambat laju air dan memicu luapan air ke kawasan sekitar kali, jadi tolong dong kepada petugas penanggulangan sampah agar memperhatikan tumpukan sampah di kali agar tidak memicu pendangkalan bidang kawah kali,” pinta Andi.

Harapan yang sama dilontarkan oleh Syaifudin salah satu driver ojek online. Udin sapaan akrab Syaifudin meminta kepada pihak terkait untuk melakukan pengerukan secara rutin lumpur dan sampah yang ada di bidang kali cabang barat khususnya lumpur dan sampah depan Mako Kodim dan jangan menunggu tumpukan sampah menggunung.

“Kalau sering di keruk mungkin sampah tak akan menggunung kayak sekarang ini, kalau sudah banyak kayak gini, penanggulangannya akan semakin berat sebab penanganan sampah di kali beda dengan sampah di tanah darat,” celoteh Udin.

Setali tiga uang, Maryani salah satu pengguna jalan juga berharap tumpukan sampah jangan dibiarkan berlama lama mengendap di kawah kali, sebab selain memicu pendangkalan keberadaan sampah di bidang kali kerap menimbulkan kesan kumuh dan bau tak sedap dan mengganggu kenyamanan para pengguna jalan.

“Dilihatnya saja udah enggak enak karena kumuh, yang lebih enggak enak lagi kalau lagi ada bangkai binatang terdapat ditumpukkan sampah membuat kawasan seputar menjadi bau,” tutup Maryani. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here