Pengembang Perumahan Diultimatum Usai Siswa SDN Curug 01 Ngadu ke KDM

109
Anggota DPRD Depok beserta Camat Bojongsari dan Lurah Curug foto bersama usai sidak ke lokasi lahan perumahan yang menyebabkan polusi udara.

Bojongsari | jurnaldepok.id
Tim gabungan aparatur di Kecamatan Bojongsari bersama Anggota DPRD Depok menegur pengembang perumahan di Kelurahan Curug.

Pasalnya, pengembang tersebut diduga telah menimbulkan polusi udara dari proyek yang sedang dikerjakan. Proyek tersebut menimbulkan debu yang sangat banyak hingga mengganggu warga dan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SDN Curug.

Camat Bojongsari, Suryana Yusuf kepada wartawan mengatakan, pihaknya bersama tim dan anggota DPRD Deny Kartika sudah ke lokasi.

“Kami sudah ke lokasi dan bertemu dengan manajemen pengembang perumahan agar segera cepat melakukan penanganan pencemaran polusi udara,” katanya, Rabu (19/11/2025).

Tim juga melakukan pertemuan dengan manajemen perumahan dengan hasilnya agar pengembang perumahan untuk segera melakukan pemagaran ke arah Jalan Curug Raya.

Dia menambahkan untuk lahan yang menimbulkan polusi debu akan ditanami rumput dan pepohonan sebagai antisipasi mencegahnya debu berhamburan atau berterbangan ke mana-mana.

“Jadi nanti akan dilakukan pemagaran ke arah Jalan Curug Raya dan ditanami pohon untuk mencegah debu,” ujarnya.

Di lokasi sama, Anggota DPRD Kota Depok, Deny Kartika menambahkan kehadiran tim aparatur Kecamatan bersamanya merupakan aksi tanggap atau respon cepat keluhan dari masyarakat

“Masalah polusi udara debu bertebangan sempat viral di media sosial dan kami sebagai dewan, bersama pak Camat, Lurah, LPM langsung menyelesaikan masalah tersebut,” katanya.

Kehadiran ke lokasi juga sebagai respon cepat Pemkot Depok atas keluhan warga sekitar dan pelajar SD Curug 1 yang terkena sebaran debu tanah merah lahan perumahan.

“Sudah kami temui manajemen perumahan dan mereka merespons positif dan berkomitmen untuk membuat pagar penghalang,” ujarnya.

Sebelumnya, warga mengeluhkan debu tanah merah diduga dari lahan milik developer perumahan bertebaran di Curug, Bojongsari.

Salah satu warga Idham mengatakan debu tanah merah tersebut selalu menempel di dinding rumah, jemuran hingga mobil.

“Sudah dari tahun lalu sih (ada debu) itu setiap angin kencang, debunya suka kena teras, pokoknya ke rumah bagian belakang, terus jemuran, mobil, pada kena,” katanya.

Bahkan dirinya menerima rekaman video yang menunjukkan angin dari lokasi tanah merah yang akan dibangun perumahan dekat rumahnya membuat debu beterbangan.

Di lokasi lain, para siswa SD Curug 1 merasa terganggu dengan adanya polusi udara dimana bertebarannya tanah merah yang berasal dari pembangunan salah satu perumahan. Mereka memakai masker saat melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar diruang kelas.

Bahkan mereka mengirimkan video ke Walikota Depok Supian Suri dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here