
Cinere | jurnaldepok.id
Pembangunan sodetan yang membelah bidang jalan raya Cinere didepan Cinere Mall tak pelak memicu peningkatan kemacetan, pasalnya terhitung sejak tanggal 18 November 2025 jalur dari arah Karang Tengah dan Pondok Labu menuju Cinere dan Limo ditutup dan pengendara diarahkan untuk menggunakan bidang jalan dari arah Cinere menuju Karang Tengah dan Pondok Labu.
Menyikapi hal ini, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Cinere, Ahmad Jayadi mengatakan, pembuatan Sodetan didepan Cinere Mall memang harus dilakukan untuk menuntaskan masalah genangan air atau banjir yang kerap terjadi dikawasan itu saat turun hujan, oleh sebab dirinya mengimbau kepada para pengguna jalan untuk sedikit bersabar menikmati peningkatan kemacetan demi tuntasnya masalah banjir depan Cinere Mall setiap terjadi hujan.
“Ruas jalan Cinere Ujung tepatnya depan Cinere Mall merupakan salah satu titik banjir di ruas jalan raya Cinere, bahkan beberapa kali di viralkan oleh pengguna jalan saat terjadi banjir, oleh karena itu udah wayah nya sekarang pengguna jalan sedikit bersabar karena sebagian bidang jalan ditutup karena sedang ada pembuatan sodetan untuk mengalirkan air saat banjir,” papar Jayadi.

Dikatakannya, pekerjaan pembuatan sodetan dimulai dari bidang jalan depan ruko Blok A atau jalur arah Cinere dan Limo sehingga sepanjang ruko tersebut jalur itu ditutup sementara dan nanti lanjutnya jika pekerjaan berlanjut ke bidang jalan arah Karang Tengah atau Pondok Labu maka jalur yang sekarang ditutup akan dibuka dan penutupan dialihkan di jalur arah Karang Tengah dan Pondok Labu.
Disisi lain, para pengendara tidak terlalu mempermasalahkan penutupan dan pengalihan lajur bidang jalan raya dari arah Karang Tengah atau Pondok Labu menuju Cinere atau Limo.
“Saya rasa enggak masalah enggak terlalu macet dan tujuan pembuatan sodetan jelas untuk mengatasi genangan air yang terjadi setiap hujan didepan Mall ini,” kata Sholeh salah satu driver ojek online.
Pengakuan yang sama disampaikan oleh Taufik Rahman salah satu pengguna jalan.
Opik sapaan akrab Taufik Rahman menilai kemacetan yang ditimbulkan dari pengerjaan proyek pembangunan sodetan masih terbilang tidak terlalu parah dan masih bisa ditolerir.
“Ah enggak apa-apa macet dikit, wajar kalau lagi ada pekerjaan proyek, untungnya juga pengalihan arus lalu lintas enggak jauh cuma disebelah jalur ini juga,” pungkas Opik. n Asti Ediawan








