
Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Sebanyak 10 orang penari asal Sri Lanka datang ke Sanggar Ayodya Pala di Jalan Melati, Kelurahan Depokjaya, Pancoran Mas, Depok. Kedatangan mereka dalam rangka mengembangkan misi kebudayaan.
Kesepuluh penari itu itu berasal dari Sanka Samudhi Performing Arts Foundation of Sri Lanka. Mereka juga berekesempatan bertemu dengan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Depok Siti Hasanah Barkah atau Cing Ikah di Balaikota Depok.
“Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi dan pertukaran budaya yang memperkaya seni dan kreativitas,” kata Cing Ikah, Minggu (2/11/2025).
Dia berharap makin banyak peluang untuk kolaborasi dengan pihak lain. Selain itu juga diharapkan sinergi ini dapat membuka peluang kerja sama di bidang seni dan ekonomi.
“Semoga kolaborasi lintas negara seperti ini semakin mempererat persahabatan dan membuka peluang kerja sama di bidang seni dan ekonomi,” ujarnya.
Staff Penerangan Sosial Budaya KBRI Colombo Muhammad Febrian Rochmadoni menambahkan, kedatangan 10 penari tersebut merupakan kelanjutan misi budaya antara Sri Lanka dengan Indonesia. Kegiatan ini merupakan salah satu dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Colombo Sri Lanka untuk mendatangkan warganya ke Indoesia.
“Untuk tahun ini kami bawa 10 penari ke Indonesia dan ke Ayodya Pala,” katanya.
Di sanggar Ayodya Pala 10 penari tersebut melakukan pertunjukan tari Kreasi. Kedatangan 10 penari itu merupakan kunjungan balasan dimana sebelumnya Ayodya Pala berkunjung ke Colombo, Sri Lanka. Diharapkan kedepannya semoga penari di sanggar Ayodya Pala bisa mengenali tarian dari Sri Lanka.
“Dan sebaliknya kami harap penari dari Sanka Srilanka bisa mengenal tarian di Indoenesia yang ditampilkan oleh Sanggar Ayodya Pala,” ujarnya.
Diharapkan kedepannya agar Srilanka dan Indonesia untuk tetap berkolaborasi di bidang Budaya khusunya di seni tari.
Wakil Ketua Ayodya Pala Art Centre, Denta Mandra Pradipta Budiastomo mengatakan, sanggarnya mengunjungi Sri Lanka dalam misi kebudayaan pada Agustus 2024. Dalam mengisi misi kebudayaan tersebut, Ayodya Pala Art Centre menampilkan tarian dari beberapa provinsi di Indonesia.
“Kita kesana berdasarkan undangan dari Kedutaan Republik Indonesia di Kolombo Sri Lanka,” katanya.
Di Sri Lanka, penari Ayodya Pala juga menampilkan tarian karya karta Ayodya Pala sendiri. Yaitu Tari Godeg Ayu, Goyang Amprok, Mpol Cantik, Jari Mabis, Zapin Fitroh, Kembang Iris, Mangetem, dan lain lain.
“Selain mengharumkan nama Indonesia dan Kota Depok di mata internasioanl, semoga kefiatan ini dapat meningkatkan semangat generasi muda untuk mempelajari kesenian tradisional Indonesia yang multi etnik,” pungkasnya. n Aji Hendro








