
Laporan: Asti Ediawan
Perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) milik Nenek Ena (81) warga RT 03/05, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan yang nyaris roboh akibat termakan usia telah dimulai dengan mengoptimalkan dana dari swadaya masyarakat dan para donatur.
Demikian diungkapkan Lurah Pengasinan, Kecamatan Sawangan, Ari Andriana Wijaya saat dikonfirmasi Jurnal Depok, kemarin.
Dikatakannya, untuk sementara ini perbaikan rumah nenek Ena dikerjakan oleh beberapa tukang bangunan yang ditunjuk oleh panitia perbaikan dan untuk pembelian bahan material bangunan sebagian sudah diupayakan dari sumbangan masyarakat dan para donatur serta partisipasi dari lembaga.

“Ya, kami sudah memulai perbaikan rumah nenek Ena pada hari Rabu (22/10/25) dengan mengoptimalkan dana yang sudah masuk dari sumbangan masyarakat dan para donatur serta bantuan dari lembaga, sehubungan tingkat kerusakan rumah lumayan parah dan membutuhkan biaya cukup besar, untuk itu kami masih membuka kesempatan bagi masyarakat, para donatur dan lembaga yang ingin berpartisipasi membantu pembiayaan perbaikan rumah nenek Ena sebab perbaikan membutuhkan biaya cukup besar mengingat tingkat kerusakan yang lumayan parah,” ungkap Ari Andriana.
Hal senada dikatakan oleh Marjuki selaku Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan.
“Ya, perbaikan rumah nenek Ena membutuhkan dana lumayan banyak sebab kerusakan rumah bisa dibilang cukup parah, kami mengimbau dan mengajak dan berharap kepada masyarakat dan para donatur untuk berpartisipasi mensupport pembiayaan perbaikan rumah nenek Ena agar pekerjaan perbaikan bisa berjalan lancar dan cepat selesai,” pinta Marjuki.
Harapan dan imbauan yang sama disampikan oleh Camat Sawangan, Anwar Nasihin.
“Sejak awal kami sudah meminta kepada Lurah, LPM dan pengurus lingkungan untuk mengupayakan dana swadaya masyarakat untuk memperbaiki rumah nenek Ena sebab rumah tersebut tidak terdata pada daftar penerima manfaat pada program RTLH, Alhamdulillah Lurah dan LPM serta pengurus lingkungan bergerak cepat sehingga sekarang perbaikan rumah nenek Ena sudah mulai digarap namun kami tentu berharap kepada masyarakat untuk terus meningkatkan partisipasinya agar pekerjaan perbaikan tidak tersendat dan dalam waktu dekat nenek Ena bisa kembali menempati rumahnya dengan lebih nyaman dan aman,” tutup Anwar. n








