
Laporan: Aji Hendro
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memberikan penghargaan kepada 313 siswa Sekolah Dasar berprestasi. Mereka adalah siswa yang menang dalam sejumlah perlombaan pendidikan jenjang sekolah dasar (SD) tingkat Provinsi Jawa Barat dan Kota Depok.
Di antaranya, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Pendidikan Agama Islam (PAI), Olimpiade Sains Nasional (OSN), Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), Festival Literasi Siswa Indonesia (FeLSI), dan Festival Tunas Bahasa Ibu.
Pemberian penghargaan diberikan langsung oleh Wali Kota Depok Supian Suri yang berlangsung di Gedung Persatuan Guru Republik Indonesia di kawasan GDC, Kecamatan Cilodong.

Wali Kota menegaskan, Pemkot Depok selalu bangga terhadap seluruh anak-anak yang terus berjuang dan menunjukkan semangat belajar tinggi, baik yang telah berprestasi maupun yang masih berproses menuju kesuksesan.
Menurutnya, semangat belajar merupakan modal utama untuk membangun masa depan yang lebih baik.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Depok mengucapkan selamat kepada semua anak-anak yang Alhamdulillah dapat apresiasi dan berprestasi di Kota Depok, di provinsi, maupun di level nasional,”katanya, Rabu (29/10/2025).
Wali Kota menambahkan, pemerintah akan terus memberikan dukungan terhadap setiap potensi yang dimiliki oleh anak-anak Depok. Menurutnya, perjalanan untuk mencapai kesuksesan tidak pernah mudah, namun semangat pantang menyerah akan menjadi kunci utama untuk menaklukkannya.
“Yang berprestasi bagus akan terus harus bagus, karena persaingan nanti akan sangat berat. Yang belum menunjukkan prestasi, perjalanan belum selesai, masih sangat panjang,” ujarnya.
Supian menekankan, keberhasilan bukan hanya ditentukan oleh kekuatan atau kecerdasan, melainkan oleh kemauan kuat untuk mencapai tujuan. Dia pun mengajak para pelajar untuk terus bermimpi besar dan tidak takut menghadapi rintangan.
“Cita-cita untuk mencapai puncak setinggi-tingginya itu bukan siapa yang kuat, bukan siapa yang pintar, tapi siapa yang mau untuk mencapai puncak tertinggi. Jadi gantungkan cita-cita setinggi langit, mimpi setinggi langit, dan terus bersemangat untuk mencapainya,” tukasnya.
Dia menambahkan perjalanan hidup ibarat mendaki gunung, ada naik, ada turun, bahkan ada lembah yang harus dilalui. Namun, semangat dan ketekunan menjadi penentu apakah seseorang akan sampai di puncak atau tidak.
Supian mendorong pelajar untuk terus berkompetisi melalui berbagai lomba, baik di tingkat kota, provinsi, maupun nasional. Menurutnya, satuan pendidikan harus terus menggali potensi terbaik dari setiap siswa.
“Bagi anak-anak yang belum meraih prestasi, ini bukan akhir perjalanan. Tetap semangat. Bukan siapa yang paling pintar, tetapi siapa yang mau ikhtiar menjadi lebih hebat untuk penerus pembangunan Depok dan Indonesia,” ucapnya.
Di lokasi sama, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Depok, Raden Muchamad Zakkya Fauzan mengungkapkan, rasa bangganya atas capaian luar biasa para pelajar muda ini.
Total terdapat enam kategori lomba yang diikuti para siswa, yakni O2SN dengan 142 peserta berprestasi, PAI 76 siswa, OSN 9 siswa tingkat nasional, FFS 9 siswa, FLS2N 26 siswa, FELSI 18 siswa, dan FTBI 42 siswa.
Salah satu pencapaian yang paling membanggakan adalah kemenangan tim FPBI yang berhasil meraih juara Bahasa Sunda di tingkat provinsi.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan siswa yang saling mendukung.
“Prestasi ini tidak akan tercapai tanpa kerja sama dari semua pihak. Anak-anak ini adalah bukti bahwa Depok memiliki generasi yang unggul dan siap membawa perubahan positif,” katanya.
Zakkya juga menekankan bahwa keberhasilan tersebut sejalan dengan visi Kota Depok sebagai daerah yang berbudaya dan terbuka.
“Penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi dorongan bagi sekolah-sekolah agar terus membina dan menumbuhkan potensi peserta didik,” pungkasnya. n








