
Margonda | jurnaldepok.id
Peminat Program Keluarga Berencana di Jawa Barat termasuk di Kota Depok masih tinggi. Hal itu dikatakan oleh Irfan Aniful Qoyim selaku perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Jawa Barat saat kegiatan sosialisasi Program Bangga Kencana bersama mitra kerja Anggota Komisi IX DPR RI, Nuroji.
“Kalau ditanya apakah animo program KB masih tinggi ya kami katakan masih tinggi,” katanya, Selasa (7/10/2025).
Irfan mengatakan, animo program KB masih tinggi seperti pemohonan KB dengan Vasektomi menjalani Metoda Operasi Pria (MOP). Kendati demikian, tidak langsung bisa mengabulkan permohonan vasektomi. Dikatakan, harus ada syarat yang dipenuhi. Misalnya, usia minimal 35 tahun, memiliki anak sedikitnya dua anak dengan usia anak terkecil lima tahun dan persetujuan istri yang dibuktikan dengan informed consend.

“Alhamdulilah partisipasi para suami untuk vasektomi terus meningkat. Hal ini menunjukan kesadaran pria untuk berbagi peran membangun keluarga makin tinggi,” ucapnya.
Tingginya peminat KB di Jawa Barat terlihat saat BKKB Provonsi Jawa Barat melaksanakan program KB warga banyak yang melakukan permohonan. Misalnya saja kegiatan bulan KB pada Juni lalu jumlah pemohon bisa mencapai 1 juta.
“Alhamdulilah partisipasi para warga untuk ber KB terus meningkat. Hal ini menunjukan kesadaran warga untuk berbagi peran membangun keluarga makin tinggi,” ujarnya.
Pemprov Jabar berkomitmen untuk meningkatkan kualitas keluarga melalui pengendalian kelahiran. Dia berharap peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi Program Bangga Kencana dapat memberikan pelayanan kontrasepsi di fasilitas pelayanan kesehatan masing-masing dengan mengacu kepada standar.
“Saya berharap ilmu yang di dapatkan hari ini tidak hanya sebatas menambah wawasan saja namun juga bisa di aplikasikan dengan baik,” harapnya.
Di lokasi sama, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (PPKB) DP3AP2KB Kota Depok, May Haryanti mengatakan, program KB di Kota Depok terus berjalan.
Pemkot Depok berkomitmen mengajak keluarga di Depok menjadi lebih sehat dan berkualitas dengan Keluarga Berencana. Program ini sejalan dengan langkah Pemerintah Kota Depok dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk sekaligus menurunkan angka stunting.
“Terima kasih atas kolaborasinya, sehingga Insyaa Allah Kota Depok dengan penduduk 2 juta lebih, menjadi keluarga yang betul-betul berkualitas. Dengan adanya program KB, Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi,” katanya.
Anggota Komisi IX DPR RI, Nuroji menambahkan pihaknya akan terus berkolabroasi dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dalam upaya pelaksanan program Keluarga Berencana. n Aji Hendro








