
Beji | jurnaldepok.id
Kota Depok ditetapkan sebagai salah satu Kota Pendidikan di Indonesia oleh Pemerintah Pusat. Dengan penetapan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menyambut baik adanya sekolah-sekolah baru karena bisa menunjang pendidikan yang berkualitas.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas rencana pelaksanaan pembangunan Sekolah Bakti Mulya 400 Depok yang digagas oleh Yayasan Amanah Cerdas Bangsa. Hadirnya sekolah ini memberikan wadah pendidikan berkualitas bagi anak-anak, khususnya di Kota Depok,” katanya saat Ground Breaking Sekolah Bakti Mulya (BM) 400 Depok di Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Depok, Selasa (21/10/2025).
Sekolah BM 400 Depok akan menerima siswa didik jenjang SD, SMP, dan SMA. Supian juga berharap ke depan Yayasan Amanah Cerdas Bangsa dapat menghadirkan jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK).

“Hadirnya Sekolah Bakti Mulya 400 ini menjadi salah satu fasilitas yang dapat menyiapkan anak-anak berprestasi untuk bangsa kita,” ujarnya.
Menurutnya, jenjang PAUD penting karena pada tahap inilah peserta didik memperoleh Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) sebagai salah satu syarat masuk SD. Dia menuturkan, yang terpenting keberadaan sekolah ini merupakan keberkahan bagi Kota Depok. Mudah-mudahan terus berkembang dan melahirkan siswa-siswa berkualitas.
“Kami berharap yayasan dapat menyiapkan PAUD dan TK, karena NISN didapat di jenjang tersebut agar anak-anak bisa lanjut ke SD,”katanya.Dia menuturkan, yang terpenting keberadaan sekolah ini merupakan keberkahan bagi Kota Depok. Mudah-mudahan terus berkembang dan melahirkan siswa-siswa berkualitas,” tukasnya.
Ketua Yayasan Amanah Cerdas Bangsa Jenderal (Purn) Badrodin Haiti mengatakan, Sekolah Bakti Mulya 400 di Depok ini memiliki konsep atau pilar nasionalis, agamis, dan juga internasional.
“Jadi biasanya kalau sekolah itu kadang-kadang ada salah satu yang tertinggal, kalau pengetahuan umumnya itu lebih maju, nanti pengetahuan agamanya kurang. Tetapi ini tidak. Ini nanti kita samakan. Sehingga menjadi satu pilihan alternatif,” katanya.
Terkait dengan program RSSG Pemkot Depok, Badrodin menuturkan itu adalah langkah inovatif dalam pemerataan akses pendidikan.
“Kalau hanya sekolah negeri yang dibangun, sekolah swasta bisa kalah bersaing. Jadi kebijakan Pak Wali itu menurut saya terobosan yang bagus,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian Sekolah Bakti Mulya 400, Sutrisno Muslimin menambahkan, bahwa kurikulum yang diusulkan pihaknya telah sesuai dengan kebutuhan saat ini.
“Ya, jadi kan gini, terus terang di Depok ini masih sedikit sekolah internasional. Makanya hadirnya kita ini kemudian mengakomodasi untuk orang tua, karena banyak orang tua di Depok itu sekolahnya jauh,” katanya.
Dia mendukung pernyataan eks Kapolri, Jenderal (Purn) Badrodin Haiti soal keunggulan Sekolah BM 400.
“Yang disampaikan Pak Badrodin tadi, orang tua itu selalu mencari sekolah yang berkualitas. Soal tempat, dia akan kejar dimanapun,” pungkasnya. n Aji Hendro








