Kontes Batu Akik Masuk Kalender Event, Tahun Depan Wali Kota Siapkan Hadiah Rp 100 Juta

148
Wali Kota Depok, H. Supian Suri didampingi Forkopimda saat menyerahkan hadiah kepada pemenang kontes batu akik.

Margonda | jurnaldepok.id
Kontes Batu Akik Nusantara di Kota Depok akan menjadi agenda tahunan. Bahkan untuk hadiah pun nilainya akan ditambah menjadi Rp 100 juta.

Wali Kota Depok Supian Suri mengatakan,
tahun depan kegiatan serupa akan kembali digelar lebih meriah dengan hadiah total Rp100 juta.

“Tadinya kita menargetan sekitar 2.000-3.000 peserta, ternyata ada 4.000 peserta yang mengikuti kegiatan kontes ini, 4.000 lebih. Ini menjadi satu yang luar biasa,” katanya, Senin (29/9/2025).

Dalam kontes tersebut, peserta hadir dari berbagai wilayah. Bahkan ada yang datang dari luar Pulau Jawa.

“Peserta terdiri tadi dari Cempaka itu dari wilayah Bengkulu. Kemudian dari Aceh. Kemudian juga dari Papua. Ini wilayah Jawa juga banyak. Jadi mudah-mudahan ini menjadi kegiatan rutin tahunan yang kita laksanakan,” ujarnya.

Kontes batu akik ini bukan hanya sebagai wadah silaturahmi , tetapi juga sekaligus memperkenalkan Kota Depok ke tingkat nasional.

“Tahun ini kita mulai dari hadiah Rp50 juta. Insya Allah, tahun depan hadiah akan kita tingkatkan menjadi Rp100 juta. Jadi, saya mengundang semua pencinta batu akik dari berbagai daerah untuk hadir kembali ke Depok,” tukasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan perdana kontes tahun ini menjadi modal penting untuk menghadirkan kegiatan yang lebih besar di masa mendatang.

Supian juga mengapresiasi para peserta, dewan juri, dan panitia yang telah bekerja keras demi suksesnya acara.

“Terima kasih untuk semua peserta yang hadir dari berbagai daerah. Ini membuktikan bahwa Depok semakin dikenal dengan hal-hal positif, salah satunya lewat Kontes Batu Akik Nusantara,” tambahnya.

Supian berharap, kontes batu akik yang diselenggarakan setiap tahun nantinya dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Depok.

Selain menjadi sarana hiburan dan budaya, ajang ini juga diharapkan mampu mendongkrak perekonomian warga melalui aktivitas UMKM yang ikut serta.

“Kegiatan ini untuk warga secara keseluruhan, agar manfaatnya bisa dirasakan bersama,” jelasnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Depok akan terus mendukung kegiatan serupa yang mengangkat budaya dan kearifan lokal.

Supian optimistis, melalui acara ini cita-cita menjadikan Depok sebagai kota maju dan sejahtera dapat semakin terwujud.

Ketua Panitia Kontes Batu Akik Nusantara Depok, Hamzah menegaskan, bahwa ajang ini tidak hanya menampilkan ribuan koleksi terbaik, tetapi juga menegaskan integritas penilaian. ‎

Hamzah memastikan, juri yang hadir bersertifikasi nasional dan independen.

“Untuk kelas pandan, lumut, hingga bacaan, semua dinilai secara detail. Bahkan menggunakan kaca pembesar,” katanya.

Penilaian dalam kontes, kata dia, sangat bergantung pada serat, keindahan, hingga kristalisasi batu.

Komunitas Mister Cilo asal Provinsi DKI Jakarta keluar sebagai juara pertama, sementara Komunitas Bambu Runcing dari Bengkulu menempati posisi kedua.

Dari total hadiah utama senilai Rp50 juta, Mister Cilo berhak membawa pulang Rp35 juta beserta tropi piala bergilir Wali Kota Depok. Sedangkan Bambu Runcing menerima uang tunai Rp15 juta. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here