
Limo | jurnaldepok.id
Meski baru sepuluh hari menjabat sebagai Lurah di Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Roni mengaku telah mengagendakan sejumlah program kerja prioritas diantaranya penanganan dan penanggulangan sampah di seluruh penjuru wilayah Kelurahan Krukut.
“Harus kita akui bahwa saat ini sampah masih menjadi momok bagi warga perkotaan tak terkecuali diwilayah Kelurahan Krukut yang kini telah menjadi salah satu kawasan perkotaan padat penduduk, untuk mengantisipasi peningkatan jumlah sampah perlu dilakukan gerakan secara masif dan bersama sama oleh seluruh lapisan masyarakat guna mengurangi jumlah sampah terbuang, penanggulangan masalah sampah harus dilakukan segera mungkin dan tidak perlu menunggu seratus hari kerja,” ujar Roni kepada Jurnal Depok, kemarin.
Terkait kelancaran pelaksanaan pelayanan dan kegiatan kemasyarakatan, Roni yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Kelurahan Pangkalan Jati Baru (PJB) mengaku telah melaksanakan koordinasi dan konsolidasi dengan sejumlah tokoh masyarakat dan pengurus lingkungan dan dia mengatakan akan terus menindaklanjuti konsolidasi hingga menyentuh semua elemen masyarakat sebagai salah satu cara untuk melancarkan pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan masyarakat.

“Dalam sepekan ini saya sudah melakukan konsolidasi dengan sebagian besar tokoh masyarakat dan pengurus lingkungan, nanti akan terus saya lakukan untuk kelancaran pelaksanaan tugas,” imbuhnya.
Tekad Roni menuntaskan masalah sampah dengan melibatkan semua elemen masyarakat didukung penuh oleh Syamsul Anwar selaku Ketua Forum RT / RW Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo.
Acun sapaan akrab Syamsul Anwar mengatakan semangat Lurah Baru mewujudkan kawasan bersih di seluruh penjuru wilayah Kelurahan Krukut patut di support oleh segenap lapisan masyarakat demi terciptanya kawasan lingkungan yang bersih dan asri.
“Bapak Lurah yang baru memiliki semangat luar biasa dalam upaya menata lingkungan, kami dijajaran pengurus Forum RT / RW tentu sangat mendukung program kerja prioritas yang dicanangkan oleh pak Lurah Roni, dan terkait pelaksanaannya nanti akan kami bahas dalam setiap pertemuan Forum RT / RW,” pungkasnya. n Asti Ediawan








