
Limo | jurnaldepok.id
Sejak dibangun dua tahun silam 8 unit gerai UMKM di lapangan Pemuda Limo dikawasan Blok Kramat RW 05, Kelurahan /Kecamatan Limo belum pernah dioptimalkan sebagai tempat menjajakan produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) sebagaimana peruntukannya.
Merasa prihatin atas hal ini, jajaran Forum Pemuda Limo (FPL) berinisiatif untuk segera mengoptimalkan keberadaan gerai UMKM dengan melibatkan para pelaku usaha kecil diwilayah Limo.
“Ya, sejak dibangun pada dua tahun silam gerai UMKM ini belum pernah dioptimalkan, bukankah ini mubazir padahal banyak pelaku usaha kecil yang kesulitan mencari tempat untuk menjajakan produk usahanya,” papar Ketua Forum Pemuda Limo (FPL) Lukman Hakim kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dikatakannya, sebelum dioptimalkan sebagai tempat menjajakan produk UMKM, pihaknya terlebih dahulu akan membenahi fasilitas yang ada di bangunan gerai agar layak untuk digunakan sebagai tempat memajang produk UMKM.
“Sebelum dioptimalkan, kami akan perbaiki dahulu konstruksi gerai yang sudah rusak seperti atap dan bagian lantai, setelah rapih kami akan segera optimalkan sebagai tempat memajang produk UMKM,” imbuhnya.
Rencana jajaran FPL Limo mengoptimalkan gerai UMKM lapangan sepak bola Pemuda Limo disambut baik oleh sejumlah kalangan.
Mahyudin salah satu tokoh masyarakat mengaku sangat setuju jika gerai UMKM di lapangan Pemuda Limo dapat difungsikan sebab kata dia lokasi nya sangat dekat dengan kampus dan jalan raya Tambora.
“Sayang kalau terus dibiarkan kosong padahal tempat itu selalu ramai karena dekat parkiran anak mahasiswa dan jalan Tambora, saya sangat setuju jika FPL ingin mengoptimalkan bangunan Gerai UMKM yang ada di sisi lapangan sepak bola Pemuda Limo,” pungkas Kadus sapaan akrab Mahyudin. n Asti Ediawan








