
Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Hujan deras selama hampir 4 jam pada, Kamis (25/09/2025) malam membuat seluruh area di wilayah RW 06 Komplek Marinir, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB), Kecamatan Pancoran Mas, terendam banjir.
Ketua RW 06, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB), Kecamatan Pancoran, H. Sugeng Nartono mengatakan, genangan air merata di hampir seluruh wilayah RT lingkup Komplek Marinir. Bahkan, Kantor sekretariat RW yang terletak di dekat jembatan 4 juga tak luput dari genangan air.
“Dari 11 RT yang ada di Komplek Marinir semua mengalami banjir dengan ketinggian air 80 sentimeter hingga satu meter,” ungkap H. Sugeng.

Dia mengatakan, pihaknya telah berupaya melakukan penyedotan air guna mengurangi ketinggian air, namun hasilnya kurang maksimal sehingga sebaran air tetap menggenangi kawasan permukiman warga.
“Kami sudah melakukan penyedotan di titik titik genangan yang parah terutama di sekitar jembatan satu dan jembatan dua, tapi hasilnya kurang maksimal karena kapasitas daya sedot mesin kurang besar sehingga genangan air tetap tinggi,” jelasnya.
Dia menambahkan, ada dua cara untuk mengatasi banjir di Komplek Marinir yakni membuka saluran air yang ada di kawasan Masjid Kubah Emas dan menutup saluran aliran air dari Kali Gondang yang mengarah ke kawasan Komplek Marinir.
“Penyebab utama banjir di permukiman kami mandeknya aliran air ke hilir karena di Kubah Emas saluran ditutup dengan konstruksi beton, sehingga kawah aliran air menyempit dan tak mampu menampung aliran air saat debit air meninggi,” ungkapnya.
Selain itu, sambungnya, saluran dari Kali Gondang yang mengarah ke Komplek Marinir harus ditutup.
“Jika dua pemicu terjadinya banjir ini dibenahi, kami yakin Komplek Marinir akan bebas dari langganan banjir seperti yang terjadi sekarang setiap hujan deras selalu banjir,” pungkasnya. n Asti Ediawan








